6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Langit-langit Di Selasar Fakultas Peternakan IPB Ambrol Akibat Gempa (Foto: Istimewa)
Dream - Plafon bangunan di Fakultas Peternakan di Intitut Pertanian Bogor (IPB) ambrol. Kondisi tersebut terjadi paska getaran Gempa Banten berkekuatan 6,1 skala Richter.
" Bukan ruang kelas, tapi plafon di selasar Fakultas Peternakan," kata Kabag Humas IPB Siti Nuryati, kepada Dream, Selasa, 23 Januari 2018.
Direktur Sarana dan Prasarana IPB Erizal menyampaikan kerusakan tersebut murni musibah yang tak dapat dihindarkan.
Dari pengamatan sementara, Erizal mengatakan kerusakan terjadi bukan pada bagian struktur bangunan.
" Ini adalah musibah yang tidak terhindarkan," kata Erizal dalam keterangan tertulis yang disampaikan Siti.

(Salah satu bagian yang ambrol. Foto: Istimewa)
Erizal berjanji akan segera memperbaiki kerusakan atap ambrol tersebut. " Kami akan segera perbaiki," ucap dia.

(Salah satu sudut gedung yang ambrol. Foto: istimewa)
Akibat bempa bumi berkekuatan 6,1 SR yang berpusat di Kabupaten Cilangkahan, Banten. 115 rumah dilaporkan rusak parah.
Data sementara Tim TRC Tagana Banten, 115 rumah yang rusak itu tersebar di sejumlah kawasan. Rinciannya, wilayah Bayah 2 rumah, Wanasalam 6 rumah, Panggarangan 92 rumah, Cilograng 9 rumah, Sobang 2 rumah, Cimarga 2 rumah, Sajira 1 rumah, dan Cihara 1 rumah.
Selain itu, 1 masjid di Bayah dan 1 Puskesmas di Lebak Gedong mengalami kerusakan.
Gempa berkekuatan 6,1 SR berpusat di selatan Kota Muarabinuangeun, Kabupaten Cilangkahan, dengan kedalaman 61 kilometer di dalam laut. (Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
