Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Eksekusi Hukuman Cambuk (Sumber Foto : ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)
Dream - Terbukti bersalah melakukan judi sabung ayam, tiga terpidana di Aceh harus menerima hukuman menjalani cambukan. Mereka terbukti melanggar Qanun (hukum syariah Aceh) Nomor 13 Tahun 2003 tentang maisir atau perjudian.
Ketiiga terpidana cambuk tersebut yakni Mukhtaruddin (47 tahun) yang berprofesi penjual ayam potong, Mirza Ahmadi (28 tahun) pegawai negeri sipil Lembaga Permasyarakatan, dan Munawar seorang pegawai swasta.
Dikutip dari klikkabar.com Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Banda Aceh Amriyata mengatakan ''Mereka dicambuk karena terbukti bersalah melanggar syariat Islam, terutama maisir atau perjudian,” ujarnya pada Kamis 5 November 2015.
Eeksekusi cambuk tersebut berlangsung usai shalat jumat di halaman Masjid Tgk Di Anjong, Gampong Peulanggahan, Kecamatan Kutaraja, Banda Aceh. Ketiga terpidana harus menerima cambukan sebanyak tiga kali.
Amriyata menjelaskan, ketiga terpidana ditangkap polisi pada 2 Agustus 2015 lalu saat berjudi sabung ayam di kawasan Jalan Malem Dagang, Gampong Keudah, Kecamatan Kutaraja. Banda Aceh.
Mereka ditangkap polisi lalu diserahkan kepada penyidik Wilayatul Hisbah (WH) atau polisi syariat Islam. Majelis Hakim Mahkamah Syariah Banda Aceh akhirnya memvonis ketiganya bersalah
“ Eksekusi cambuk dilakukan di hadapan masyarakat. Yang menjadi eksekutornya berasal dari WH,” pungkas Amriyata
(Sumber : klikkabar.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya