Hasil Seleksi Kompetensi Dasar CPNS Kemenag 2021, Cek di Sini

Reporter : Ahmad Baiquni
Rabu, 17 November 2021 13:01
Hasil Seleksi Kompetensi Dasar CPNS Kemenag 2021, Cek di Sini
Peserta lolos SKD berhak mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang.

Dream - Seleksi Kompetensi Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Agama 2021. Kemenag telah mengumumkan hasil tersebut.

" Selamat kepada peserta yang telah dinyatakan lulus SKD dan berhak mengikuti SKB (Seleksi Kompetensi Bidang), dan kami mengingatkan agar seluruh peserta tetap waspada jika bertemu dengan oknum nakal yang mengimingi kelulusan, jangan percaya," ujar Sekretaris Jenderal Kemenag, Nizar Ali, di laman Kemenag.

Nizar menjamin seleksi berjalan secara adil dan transparan di setiap tahapnya. Tidak ada celah bagi oknum nakal yang berusaha meraup keuntungan secara tidak bertanggung jawab.

" Jadi jangan percaya apabila ada orang yang menjanjikan dapat membantu kelulusan dalam setiap tahapan seleksi dengan keharusan menyediakan sejumlah uang atau dalam bentuk apapun," kata dia.

 

1 dari 4 halaman

Daftar Peserta Lolos SKD

Meski hasil SKD sudah keluar, tahapan seleksi belum sepenuhnya selesai. Peserta masih harus menjalani SKB yang dilaksanakan di tengah pandemi.

" Persiapkan kemampuan terbaik dan tetap jaga kesehatan sehingga waktu SKB nanti, Anda siap memberikan performa terbaik," kata dia.

Kepala Biro Kepegawaian Kemenag, Nurudin, mengatakan peserta yang lolos SKD CPNS Kemenag 2021 mendapat kesempatan satu kali untuk memilih lokasi ujian SKB. Pemilihan lokasi dapat dilakukan melalui akun masing-masing peserta di link https://sscasn.bkn.go.id

" Pengumuman tentang jadwal, titik lokasi ujian SKB dan ketentuan lainnya akan kami umumkan kemudian pada laman website Kemenag," kata dia.

Daftar peserta lolos SKD CPNS Kemenag 2021 dapat dilihat pada tautan ini.

2 dari 4 halaman

Catat! Jadwal SKD Tahap I CPNS Kemenag Digelar 20 September-7 Oktober 2021

Dream - Seleksi Kompetensi Dasar Tahap I Calon Pegawai Negeri Sipil Kementerian Agama akan digelar pada 20 September-7 Oktober 2021 di sejumlah lokasi. Ujian dilaksanakan secara luring (luar jaringan/offline) dengan jadwal berbeda di tiap daerah.

" Sesuai rekomendasi Ketua Satgas Penanganan Covid-19, bahwa pelaksanaan seleksi CPNS Tahun 2021 wajib dengan protokol kesehatan secara ketat," ujar Sekretaris Jenderal Kemenag, Nizar, dalam keterangan tertulis.

Nizar mengatakan ujian Tahap I akan dilaksanakan di tujuh provinsi yaitu Papua Barat, Gorontalo, Maluku Utara, Kepulauan Riau, Kalimantan Utara, Kepulauan Bangka Belitung, dan Papua. Jadwal tes SKD CPNS Kemenag 2021 ini bisa diakses pada laman https://sscasn.bkn.go.id

" Peserta wajib mengikuti ujian sesuai dengan jadwal dan lokasi yang telah ditentukan, tidak diperkenankan mengubah jadwal dan lokasi," kata Nizar.

 

3 dari 4 halaman

Syarat mengikuti SKD Tahap I

Nizar menyatakan terdapat sejumlah syarat bagi peserta dalam mengikuti SKD Tahap I. Berikut syaratnya:

a. Dalam kondisi sehat dan bersedia mengikuti protokol kesehatan;
b. Membawa Kartu Peserta Ujian Seleksi CPNS 2021 (dicetak melalui laman https://sscasn.bkn.go.id);
c. Membawa Asli KTP/ Asli surat keterangan telah melakukan perekaman kependudukan secara elektronik yang dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang (Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil) yang masih berlaku/ Asli Kartu Keluarga. Bagi yang kehilangan KTP wajib membawa Asli Surat Keterangan Hilang dari Kepolisian disertai fotokopi KTP/ Asli surat keterangan telah melakukan perekaman kependudukan secara elektronik yang dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang (Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil) yang masih berlaku/ Asli Kartu Keluarga;
d. Membawa hasil swab test PCR maksimal 2x24 jam atau rapid test antigen maksimal 1x24 jam dengan hasil negatif/non reaktif;
e. Membawa Formulir Deklarasi Sehat yang telah diisi dan dicetak melalui laman https://sscasn.bkn.go.id dalam kurun waktu 14 hari sebelum mengikuti ujian seleksi dan paling lambat pada H-1 sebelum ujian seleksi;
f. Membawa alat tulis pribadi (pensil kayu); dan
g. Membawa perlengkapan pribadi lain yang diperlukan sesuai kebutuhan.
h. Memakai masker minimal 3 lapis dan ditambah masker kain di bagian luar (double masker);
i. Memakai kemeja putih polos tanpa corak, bawahan gelap (bukan jeans/kodorey), sepatu tertutup, jilbab warna hitam (khusus bagi peserta yang mengenakan hijab), dan pita merah putih yang diikatkan di lengan sebelah kiri;
j. Menjaga jarak minimal 1 meter dan mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir (hand sanitizer); dan
k. Tidak membawa kendaraan pribadi. Pengantar peserta seleksi dilarang menunggu dan atau berkumpul di sekitar lokasi ujian.

Sementara bagi peserta positif Covid-19 dan sedang dirawat atau isolasi mandiri, Nizar menyatakan yang bersangkutan harus melapor ke Panitia Pengadaan Seleksi CPNS Kemenag. Laporan dapat dilakukan secara online melalui https://s.id/lapor-positif-c19-kemenag

" (Laporan disampaikan) sebelum jadwal pelaksanaan ujian dengan melampirkan bukti surat keterangan dokter dan atau hasil swab PCR dan keterangan menjalani perawatan atau isolasi dari pejabat yang berwenang," kata Nizar.

 

4 dari 4 halaman

Ketentuan Mengikuti Ujian

Nizar menyatakan dalam mengikuti ujian, peserta harus memenuhi sejumlah ketentuan. Seperti hadir 90 menit sebelum ujian dimulai.

Menurut Nizar, sebelum ujian peserta diharuskan melakukan registrasi, pembagian PIN oleh panitia, penitipan barang, body checking, dan memperhatikan video tutorial tata cara pelaksanaan Computer Assisted Test (CAT) sebelum memasuki ruangan ujian.

Nantinya, registrasi dan pemberian PIN ditutup 45 menit sebelum ujian dimulai. Peserta yang terlambat, tidak hadir, ataupun tidak mengikuti tahapan seleksi dengan alasan apapun dinyatakan gugur.

" Kelulusan pelamar ditentukan oleh kemampuan dan kompetensinya, jangan percaya apabila ada pihak tertentu yang menjanjikan dapat membantu kelulusan dalam setiap tahapan seleksi dengan keharusan menyediakan sejumlah uang atau dalam bentuk apapun," kata Nizar.

Untuk mengetahui jadwal dan lokasi seleksi SKD CPNS Kemenag, kamu bisa meng0klik tautan ini.

Beri Komentar