PPKM Mikro Belum Memuaskan, Satgas Covid-19 Kirim Tim ke 7 Provinsi

Reporter : Nur Ulfa
Minggu, 28 Februari 2021 19:41
PPKM Mikro Belum Memuaskan, Satgas Covid-19 Kirim Tim ke 7 Provinsi
tersebar di Jawa dan Bali

Dream - Satgas Covid-19 telah melepas tujuh tim supervisi untuk pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro dan Posko Covid-19 desa atau kelurahan di wilayah Jawa dan Bali.

" Bapak Doni Monardo sudah melakukan pelepasan tujuh tim, asistensi, desa PPKM skala mikro ke tujuh proovinsi yang ada di Jawa Bali," kata Ketua Pelayanan Kesehatan Satgas Covid-19, Alex Ginting, dalam siaran pers, Minggu 28 Februari 2021.

Tim itu dikirim untuk memperkuat posko desa dan puskesmas dalam pelaksanaan testing, tracing, dan treatmen, atau 3M. Presiden Joko Widodo sejauh ini memang belum puas dengan hasil PPKM Mikro, namun tim Satgas terus melakukan upaya semaksimal mungkin untuk menurunkan angka penularan Covid-19.

" Memperberlakukan PPKM dua kali untuk Jawa dan Bali, tapi dalam penilaian bapak presiden ini belum optimal, sehingga 9 Februari PPKM skala mikro sampai 22, 23, masih berlanjut sampai 8 Maret," kata Alex.

Untuk tujuh provinsi di Jawa dan Bali yang akan ditinjau dalam menjalankan PPKM mikro di antaranya Provinsi Banten di Kabupaten Tangerang kecamatan Kelapa Dua. Sedangkan Jakarta Barat di Kecamatan Taman Sari, Jawa Barat di Desa Wangun Harja Cikarang Utara, Jawa Tengan di Boyolali, Yogyakarta di Kabupaten Bantul Kecamatan Bangun Tapan, Jawa Timur di Gresik Desa Sidorukun, dan Denpasar untuk Provinsi Bali.

Tim yang akan mendatangi tujuh provinsi tersebut akan melakukan sejumlah kegiatan, seperti identifikasi masalah atau assessment dengan metode FGD (Kader Masyarakat, Petugas Tracer Puskesmas, Posko Covid-19), bbservasi melihat langsung kerja dari tim posko, puskesmas, kader masyarakat, memberikan training atau coaching yang dibutuhkan oleh kader dan tracer.

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

1 dari 3 halaman

Protokol 3M yang Paling Dipatuhi Masyarakat Indonesia Selama PPKM

Dream - Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali dan PPKM Mikro menimbulkan dampak positif dalam upaya pencegahan penyebaran wabah Covid-19. Hal itu terlihat dari peta zona kepatuhan terhadap protokol kesehatan mengalami perkembangan membaik.

Laporan per 21 Februari 2021 lalu mencatat peta zonasi memperlihatkan tingkat kepatuhan di atas 60 persen. Dan perkembangan yang sejalan terlihat juga pada perkembangan kasus positif mingguan.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito seperti dikutip dari laman covid19.go.id, melaporkan, daerah yang sudah patuh memakai masker melebihi 75 persen atau sebanyak 284 kabupaten/kota.

Namun, lanjut Wiku, Satgas Covid-19 memberikan catatan kepada 99 kabupaten/kota yang masih melaporkan tingkat kepatuhan di kisaran 61 - 75 persen. Bahkan terdapat 71 kabupaten/kota kurang dari 60 persen.

Untuk aspek kepatuhan menjaga jarak dan menghindari kerumunan, didominasi kabupaten/kota dengan tingkat kepatuhan melebihi 75 persen yaitu sebnyak 275 kabupaten/kota.

Sayangnya masih terdapat 104 kabupaten/kota dengan tingkat kepatuhan 61 - 75 persen. Bahkan 74 daerah masih melaporkan tingkat kepatuhan di bawah 60 persen.

 

2 dari 3 halaman

Berdampak Pada Turunnya Kasus Positif

Wiku menambahkan perkembangan peta zonasi kepatuhan protokol kesehatan itu sejalan dengan kasus positif Covid-19 mingguan yang juga terlihat membaik. Pada 3 minggu pertama penerapan PPKM kabupaten/kota Jawa - Bali, terlihat grafiknya yang terus meningkat.

Namun grafik kasus positif menurun pada minggu PPKM mikro, meskipun sedikit meningkat pada minggu ini atau minggu kedua. Hal ini sejalan dengan grafik kepatuhan memakai masker, yang mana grafiknya terlihat menurun sebelum PPKM hingga minggu keempat PPKM. Dan selanjutnya grafiknya terus meningkat hingga saat ini atau minggu kedua PPKM mikro.

Pada grafik kepatuhan menjaga jarak dan menghindari kerumunan, terlihat terus meningkat sejak PPKM hingga minggu kedua PPKM mikro atau terus meningkat selama 4 minggu berturut-turut.

 

3 dari 3 halaman

Pesan Buat Masyarakat Berimunitas Kuat

" Hal ini menunjukkan bahwa pada umumnya, ketika terjadi penurunan pada kepatuhan protokol kesehatan, maka penambahan kasus positif cenderung meningkat," lanjut Wiku.

Melihat tren tersebut, Wiku menganjurkan masyarakat agar tetap memperhatikan protokol kesehatan terutama untuk kelompok usia produktif yang imunitasnya kuat dan masih beraktivitas di luar rumah. Meskipun sudah menerapkan protokol kesehatan yang ketat, kelompok ini diharapkan segera berganti pakaian dan membersihkan diri setibanya di rumah .

Kelompok masyarakat ini juga diharapkan menghindari langsung kontak dengan anggota keluarga kelompok usia rentan.(sah)

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Beri Komentar