73 Petugas RS Mitra Keluarga Depok Dirumahkan?

Reporter : Maulana Kautsar
Senin, 2 Maret 2020 18:21
73 Petugas RS Mitra Keluarga Depok Dirumahkan?
Ditelusuri keberadaannya.

Dream - Rumah Sakit Mitra Keluarga Depok (RS MKD) disebut menjadi rumah sakit pertama yang dikunjungi pasien yang kini positif corona, Covid-19.

Tercatat ada 73 tenaga medis RS MKD yang pernah menjalani interaksi dengan kedua pasien positif corona.

Wali Kota Depok Muhammad Idris Abdul Somad mengatakan, sejumlah tenaga medis di RS Mitra Keluarga Depok masuk dalam pemantauan.

" Kami juga minta terus terang dari Rumah Sakit Mitra, karena katanya ada perawat yang terkena juga," kata Idris, Senin, 2 Maret 2020.

Idris mengatakan, selain petugas medis juga ada beberapa pasien lain yang akan ditelusuri keberadaannya lantaran turut diduga berinteraksi dengan korban virus corona.

" Ada beberapa pasien yang sudah pulang dan berinteraksi dengan keluarganya. Saya akan minta datanya kediamannya, untuk segera ditangani," ucap dia.

Idris tidak merinci jumlah pasti petugas medis RS Mitra Keluarga atau pun pasien yang ditelusuri terkait virus corona. Hanya saja, penanganan langsung segera dilakukan.

" Kalau memang nanti ada yang suspect lagi di kediaman korban, atau di rumah perawat yang dari RS Mitra, itu nanti akan kami tindaklanjuti segera," tutupnya.

 

1 dari 5 halaman

Tidak Ada Jawaban

Berdasarkan informasi Merdeka.com, terdapat 73 tenaga medis itu dirumahkan sementara. Tindakan tersebut dilakukan untuk menghindari penyebaran penyakit di lingkungan rumah sakit.

Para tenaga medis untuk sementara dilakukan pemantauan dari jarak jauh. Pemantauan dilakukan setidaknya dua pekan. Setelah dipastikan tidak terinfeksi baru mereka bisa beraktivitas kembali.

Selain itu, jajaran direksi RS MKD langsung menggelar rapat terbatas dengan Dinas Kesehatan Kota Depok, RSUD Depok dan Sekda Depok. Rapat dilakukan di lantai tiga gedung Baleka tepatnya di ruang Dinkes Depok.

Rapat selesai sekitar pukul 14.00 WIB. Namun tidak satu pun pihak direksi yang bersedia memberikan keterangan. Saat keluar dari ruang rapat, mereka langsung pergi bergegas.

Jajaran direksi terlihat keluar dari ruang rapat menggunakan masker. Dengan langkah tergesa, rombongan direksi pergi tanpa menghiraukan pertanyaan wartawan.

Sumber: Merdeka.com/Nur Fauziah

2 dari 5 halaman

Wali Kota Depok: Dua Pasien Positif Corona Tinggal Satu Perumahan dengan Kapolri

Dream - Wali Kota Depok, Muhammad Idris Abdul Somad menyebut, tempat tinggal dua pasien yang positif virus corona, Covid-19, tinggal satu kompleks dengan Kapolri Jenderal Idham Azis.

" Iya nanti kita lihat indikasi atau gejala-gejala yang ada di perumahan itu, saya belum cek. Namun Perumahan Studio Alam itu perumahan Kapolri," kata Idris, Senin, 2 Maret 2020.

Idris mengatakan, pihaknya kesulitan mendapatkan informasi dari pihak keluarga pasien virus corona. Alasannya, sterilisasi hunian masih dalam proses koordinasi.

" Masalahnya kami belum mendapat keterbukaan dari pihak keluarganya," ucap dia.

Sejauh ini, lanjutnya, petugas medis akan turun ke perumahan tersebut untuk melakukan pemeriksaan virus corona.

" Kalau memang nanti ada yang suspect lagi di kediaman korban atau di rumah perawat yang dari RS Mitra itu nanti akan kami tindaklanjuti segera," ujar dia.

Sumber: Liputan6.com/Nanda Perdana Putra

 

3 dari 5 halaman

Wali Kota Depok: Lebih dari 50 Orang Terindikasi Virus Corona

Dream - Wali Kota Depok, Jawa Barat, Muhammad Idris Abdul Somad menyebut, ada sekitar 50 orang lebih yang berinteraksi dengan dua pasien positif virus corona. Saat ini, pihaknya sedang mencari keberadaan 50 orang tersebut.

" Penegasan, yang positif dua corona, yang terindikasi di atas 50 orang. Yang di atas 50 orang ini yang kontak langsung dengan korban," kata Idris, dilaporkan Liputan6.com, Senin, 2 Maret 2020.

Idris mengatakan, 50 orang tersebut mencakup petugas medis di Rumah Sakit Mitra Keluarga Depok dan pasien di rumah sakit tersebut. Dua pasien virus corona tersebut sempat memeriksakan kondisi kesehatan di rumah sakit tersebut.

" Memang ada beberapa pasien yang mengeluh flu di rumah sakit, tapi belum terbukti," kata dia.

Kini Pemkot Depok mengawasi setiap keluhan dan laporan yang masuk ke setiap lembaga medis, termasuk puskesmas dan rumah sakit. Idris berharap setiap lapisan masyarakat dapat sigap memberikan informasi terkait virus corona di lingkungannya.

" Tetangga sekitarnya kami masih cari informasi yang lain ya," ucap dia.

Sumber: Liputan6.com/Nanda Perdana Putra

4 dari 5 halaman

Begini Kondisi 2 Orang yang Serumah dengan 2 Pasien Corona di Depok

Dream - Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, mengatakan bahwa dua pasien yang dinyatakan positif terinfeksi virus Corona, Covid-19, tinggal di Depok, jawa Barat, bersama dua anggota keluarga lainnya. Namun, hanya dua pasien tersebut yang dinyatakan positif terinfeksi.

" Jadi di rumahnya ada empat orang, yang dua tidak ada gejala," kata Terawan saat konferensi pers di Jakarta, Senin 2 Maret 2020.

Menurut Terawan, tim dokter Rumah Sakit Sulianti Saroso, Jakarta Utara, sudah memeriksa dua orang yang tinggal serumah dengan dua pasien tersebut. Keduanya dinyatakan sehat.

Karena dinyatakan negatif virus Corona, tambah Terawan, dua orang yang tinggal bersama kedua pasien itu tidak akan ikut diisolasi. Mereka diperbolehkan pulang.

" Sudah diminta ke sini, kami cek. Kalau kondisinya tidak apa-apa, ngapain kita tahan," tambah Terawan.

5 dari 5 halaman

Tidak Semua yang Melakukan Kontak

Terawan menambahkan, tidak semua yang melakukan kontak dengan orang terpapar virus Corona positif terinfeksi. Bila kondisi tubuhnya bagus, kemungkinan besar tidak akan turut terinfeksi Covid-19. "

" Makanya tadi saya sampaikan tidak semua orang yang kontak itu jadi sakit," kata Terawan.

Dia meminta masyarakat tidak panik dengan penyebaran virus Corona. Dia hanya mengimbau masyarakat untuk menjaga daya tahan tubuh.

" Kita rasional jangan irasional, jangan membuat permasalahan baru. Janga meniru negara lain yang membuat heboh," tutur Terawan.

Beri Komentar