Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Presiden Joko Widodo Saat Diwawancara Awak Media Di Istana Negara (Foto: Setkab)
Dream - Presiden Joko Widodo memerintahkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, memperketat pengawasan proyek pembangunan infrastruktur, terutama saat fase konstruksi. Hal ini menyusul insiden ambruknya tiang grider di proyek pembangunan jalan tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) pagi tadi.
“ Kita harapkan dengan pengawasan-pengawasan seperti itu, baik kelalaian, kesalahan-kesalahan di dalam mendirikan komponen-komponen yang mendukung konstruksi itu betul-betul terawasi satu per satu,” kata Jokowi, di Jakarta, Selasa 20 Februari 2018.
Jokowi mengatakan pembangunan infrastruktur di sejumlah wilayah di Indonesia memang membutuhkan pengawasan yang ketat. “ Pekerjaan-pekerjaan itu memang pekerjaan detail, tidak mungkin itu diawasi hanya sambil lalu, enggak bisa,” ucap Jokowi.
Rubuhnya bricket penyangga cor-coran pada proyek tol Becakayu menambah panjang daftar kecelakaan di seputar pembangunan infrastuktur. Atas hal ini, Kementerian PUPR memoratorium semua pengerjaan proyek jalan layang.
“ Tadi pagi kami sudah diskusi dengan Pak Menteri (PUPR). Perintah pertama adalah moratorium semua pekerjaan yang elevated, itu akan kita hentikan semuanya,” kata Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Arie Setiadi Moerwanto.
Terkait dengan keputusan moratorium, Jokowi menilai hal itu harus dilakukan untuk evaluasi total. Ini mengingat banyak sekali pekerjaan infrastruktur yang sedang dijalankan pemerintah.
Proyek-proyek tersebut, kata Jokowi, ada beberapa yang target pengerjaannya rampung pada 2023, 2020. Selain itu, ada juga yang dikebut untuk mengejar Asian Games.
Sebagaimana diketahui dalam beberapa waktu terakhir telah terjadi kecelakaan dalam proyek pembangunan infrastruktur, terutama yang memasuki tahap konstruksi.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya