Telepon Xi Jinping, Jokowi Tawarkan China Bantuan Tangani Virus Corona

Reporter : Maulana Kautsar
Kamis, 13 Februari 2020 09:00
Telepon Xi Jinping, Jokowi Tawarkan China Bantuan Tangani Virus Corona
Apabila diperlukan bantuan-bantuan untuk mempercepat penanganan, Indonesia siap membantu.

Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menawarkan bantuan ke Presiden China, Xi Jinping terkait penangangan virus corona.

" Saya berbicara melalui telepon dengan Presiden RRT (Republik Rakyat Tiongkok), Presiden Xi Jinping,” ucap Jokowi, dikutip Dream dari laman Liputan6.com, Rabu, 12 Februari 2020.

Dalam pembicaraan tersebut, Jokowi mengatakan pemerintah Indonesia siap memberikan bantuan yang diperlukan untuk membantu mempercepat penanganan.

" Saya sampaikan Indonesia siap untuk memberikan bantuan,” kata dia.

Pada kesempatan itu, Jokowi juga menyampaikan Indonesia akan selalu bersama dengan China dalam masa yang sulit seperti ini. Presiden meyakini pemerintah Tiongkok bisa menyelesaikan masalah virus coronan yang muncul dalam waktu cepat. 

1 dari 6 halaman

Protokel Indonesia Sudah Sesuai SOP

Saat ini, Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto mengatakan, bahwa Indonesia sudah sesuai dengan standar protokoler kesehatan dalam mendeteksi virus corona. Dia menyebut, Indonesia kini sudah mempunyai alat yang sudah teruji.

Terawan mengatakan, hingga kini memang belum ada kasus virus Corona di Indonesia. Perihal ada pihak yang merasa heran soal kenyataan ini, Terawan mengaku tak ambil pusing.

" Mereka boleh heran tapi itu kan kenyataan. Kalau kenyataan itu mau dianggap mengada-ada gimana," kata Terawan, dilaporkan Liputan6.com,

Dia memastikan pemerintah telah melakukan pemeriksaan sesuai protokoler kesehatan. Bahkan, telah diperiksa 62 suspect virus Corona dari 16 provinsi. Hasilnya, Indonesia dinyatakan bebas dari wabah virus asal Kota Wuhan, China.

2 dari 6 halaman

Baru Disahkan, Ini Nama Resmi Virus Corona yang Mewabah di Wuhan

Dream - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan nama resmi virus corona Wuhan. Sebelumnya virus corona hanya disebut dengan kode 2019-nCoV.

Namun WHO kini resmi memberikan nama COVID-19 untuk menyebut virus yang kini tengah mewabah di Wuhan, China, tersebut. Keputusan nama itu diambil setelah pertemuan ratusan ahli kesehatan di Jenewa, Swiss.

" Kami sekarang memiliki nama untuk penyakit ini dan itu COVID-19," kata Kepala WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, dikutip dari Science Alert.

Tedros mengatakan bahwa " co" adalah singkatan dari " corona" , " vi" untuk " virus" dan " d" untuk " penyakit" , sementara " 19" adalah untuk tahun sebaran wabah.

Menurut Tedros, nama itu telah dipilih untuk menghindari referensi ke lokasi geografis tertentu, spesies hewan atau sekelompok orang, sesuai dengan rekomendasi internasional untuk penamaan yang bertujuan mencegah stigmatisasi.

WHO sebelumnya memberi virus nama sementara " penyakit pernafasan akut 2019-nCoV" dan Komisi Kesehatan Nasional China minggu ini mengatakan sementara waktu menyebutnya " novel coronavirus pneumonia" atau NCP.

3 dari 6 halaman

Oles Alkohol ke Seluruh Tubuh Biar Mempan Virus Corona, Pekerja Malah Terbakar

Dream - Sikap paranoid terhadap virus corona telah tertanam cukup dalam di pikiran sebagian orang di dunia terutama China. Setiap tindakan apapun yang bisa memicu penyebaran virus 2019-nCoV akan memancing kemarahan serta kecemasan. 

Untuk melindungi diri dari paparan virus corona, masyarakat akan melakukan apapun. Beberapa diantaranya bahkan bertindak berlebihan seperti menyeka diri mereka dengan alkohol untuk mensterilkan diri dari virus.

Namun aksi yang dilakukan seorang pria dari China untuk melindungi dirinya dari tertular virus corona boleh dibilang sudah kebablasan.

Menurut Sin Chew Daily, seorang pria berusia 37 tahun menderita luka bakar tingkat tiga di wajah, leher, dan tangannya. Dia terbakar saat bekerja di sebuah pabrik benang di Hangzhou.

4 dari 6 halaman

Menyeka Tubuh dengan Alkohol

Aktivitas pabrik sebetulnya sudah berhenti menyusul terjadinya wabah virus corona. Tapi pria bernama Xiao Zhang itu tetap masuk karena dia harus merawat mesin pabrik.

Pada tanggal 8 Februari 2020, Zhang masuk kerja. Seperti sebelumnya, dia menyeka kepala, wajah, leher, kaki dan tangannya dengan alkohol sebelum berangkat ke pabrik untuk menghindari tertular virus corona.

Namun, saat bekerja di dekat kompor pemanas, api menyambar bajunya sehingga dengan cepat membakar tubuh Zhang yang berlumuran alkohol. Rupanya dia tidak sadar bahwa alkohol termasuk cairan yang mudah terbakar.

5 dari 6 halaman

Menderita Luka Bakar Tingkat Dua dan Tiga

Zhang segera dilarikan ke rumah sakit. Dokter menyatakan 15 persen tubuh Zhang mengalami luka bakar tingkat dua hingga tiga.

Bagian tubuh yang terbakar paling parah adalah lehernya. Tidak itu saja, saluran pernapasan Zhang juga ikut terbakar.

Dokter segera melakukan trakeotomi dan intubasi pada Zhang, di mana sayatan dibuat di leher untuk membuka jalan napas langsung ke bagian trakea.

" Jika tidak membuat sayatan, pasien akan muntah-muntah dalam waktu 24 jam, dan mungkin berisiko lainnya," kata dokter.

6 dari 6 halaman

Alkohol Untuk Mensterilkan Diri dari Virus

Sekarang, Zhang akan mengalami kesulitan menggunakan tangannya karena luka bakar yang sangat serius.

Dia mungkin juga memerlukan rehabilitasi setelah operasi dan menjalani cangkok kulit untuk memulihkan kondisinya.

Dokter menyarankan alkohol dalam jumlah kecil sudah cukup untuk mensterilkan diri dari virus. Jika memerlukan dalam jumlah besar, disarankan untuk menghindari nyala api terbuka atau sakelar daya sampai alkohol benar-benar telah menguap.

(sah, Sumber: World of Buzz)

Beri Komentar
Istri Akui Cemburuan, Daus Mini: Coverboy Sih Nggak ya