Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Lucia Rizka Andalusia, menyatakan tidak ada dokumen dan informasi yang menyebut bahwa Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah membandingkan 10 vaksin dan menyebut produk Sinovac paling lemah.
" Kami sudah konfirmasikan kepada pihak WHO di Indonesia. Sampai saat ini belum ada pengumuman tingkat efikasi vaksin Sinovac baik dari pihak produsen maupun badan pengawas obat di negara tempat dilakukannya uji klinik," ujar Lucia Rizka Andalusia, dikutip dari covid19.go.id, Minggu 20 Desember 2020.
Klarifikasi ini dikeluarkan setelah ada pemberitaan yang menyebut bahwa WHO membandingkan 10 kandidat vaksin Covid-19 dan hasilnya menunjukkan produk Sinovac paling lemah. Pemberitaan juga menyebut bahwa Indonesia menjadi satu-satunya negara yang memesan vaksin Sinovac.

Dr. dra. Lucia Rizka Andalusia, M.Pharm, Apt, Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 dari Badan POM. DOK. KPCPEN
Menurut Lucia, informasi yang menyebut bahwa hanya Indonesia yang memesan vaksin Sinovac juga tidak tepat. Pasalnya, ada beberapa negara lain juga memesan vaksin Sinovac.
" Selain Indonesia, sejumlah negara telah melakukan pemesanan vaksin COVID-19 dari Sinovac, seperti: Brazil, Turki, Chile, Singapura, dan Filipina. Bahkan, Mesir juga sedang bernegosiasi untuk bisa memproduksi vaksin Sinovac di Mesir," tambah dia.
Lucia mengatakan, saat ini pemerintah telah menegaskan komitmennya untuk memastikan bahwa vaksinasi hanya dilakukan dengan vaksin yang aman, efektif, dan bermutu secepatnya.
" Badan POM, bersama Komite Nasional Penilai Obat dan para ahli akan memastikan dan mengawal aspek keamanan, khasiat serta mutu dari vaksin Covid-19 yang akan digunakan untuk program vaksinasi sesuai standar yang ditetapkan oleh WHO," tuturnya.
" Keberhasilan penanganan Covid di Indonesia, akan menjadi keberhasilan kita sebagai bangsa dan juga sebagai bagian dari masyarakat dunia. Salah satu upaya percepatan untuk bisa keluar dari pandemi Covid-19 adalah dengan vaksinasi yang perlu dijalankan bersama dengan disiplin 3M," kata dia.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Dream - Libur panjang menjadi momen yang diwaspadai semua pihak. Pemerintah tidak ingin lagi terjadi lonjakan kasus akibat libur panjang di di mana masyarakat abai dalam penerapan protokol kesehatan.
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Bakti Bawono Adisasmito, meminta pemerintah daerah dapat menegakkan disiplin protokol kesehatan selama libur panjang tanpa pandang bulu. Selain itu, pemda juga dapat tegas dan berani membubarkan kerumunan.
" Selain itu, lakukan juga amplifikasi kampanye protokol 3M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak," ujar Wiku dalam konferensi pers disiarkan channel YouTube BNPB.
Tak hanya itu, Wiku juga meminta masyarakat untuk mengurangi mobilitas di luar rumah selama libur panjang akhir tahun nanti. Sebisa mungkin, masyarakat melakukan perjalanan hanya jika dinilai benar-benar perlu.
" Walaupun sulit meminimalisasi mobilitas, tetapi kita harus menyadari bahwa langkah ini merupakan bentuk perlindungan terhadap diri sendiri dan orang-orang terdekat," kata dia.
Pemerintah telah memutuskan untuk memangkas libur akhir tahun 2020 sebanyak tiga hari. Ini untuk menekan potensi lonjakan kasus Covid-19 seperti pengalaman libur panjang sebelumnya.
" Langkah ini untuk mengantisipasi potensi meningkatnya kasus positif yang seringkali terjadi para periode libur panjang," ucap Wiku.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Dream - Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Covid-19 dr. Dewi Nur Aisyah mengatakan, tahapan testing Covid-19 penting dilakukan guna memutus rantai penyebaran virus Corona. Dengan proses ini, diharapkan bisa mengidentifikasi seseorang yang positif atau tidak terinfeksi Covid-19.
Menurut Dewi, tindakan testing masuk strategi yang banyak diterapkan berbagai di negara di dunia. Alasannya, Covid-19 merupakan sebuah penyakit yang sangat cepat menular.
Dr Dewi mengatakan, pemahaman terhadap karakteristik Covid-19 yang cepat menular harus dipahami dengan cermat. Ia mencontohkan penularan banyak masyarakat yang tak menyadari jika dia telah menjadi orang yang menularkan corona kepada orang lain.
Kondisi ini akan menjadi mengkhawatirkan lantaran bisa meningkatkan angka pasien yang terinfeksi.
" Jadi pemeriksaan itu dilakukan untuk mengidentifikasi, siapa saja orang yang sudah tertular, kemudian dilakukan mulai dari isolasi mandiri atau perawatan di rumah sakit dan juga dilakukan kontak tresing ini yang sangat penting," kata dr Dewi dalam konferensi pers BNPB, Rabu 2 Desember 2020.
Meski begitu, Dewi juga menyoroti soal ketersediaan SDM yang melakukan pemeriksaan di laboratorium. Pasalnya, SDM di Indonesia masih terus dilatih untuk bisa melakukan pemeriksaan di laboratorium.
" Untuk bisa memeriksa Cobid-19 ini juga ternyata perlu waktu. Kita ingat bulan Maret awal terjadi pandemi ini bentuk virus yang seperti apa saja kita masih belajar. Pada saat itu laboratorium-laboratorium belum banyak yang memenuhi persyaratan. Karena tidak sembarang laboratorium semua bisa digunakan untuk pemeriksaan Covid-19," paparnya.
" Karena ini penyakit infeksi yang sangat mudah menular, maka ada syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh sebuah laboratorium untuk dapat menjadi masuk ke dalam jejaring pemeriksaan lab di Indonesia," jelasnya.
Dream - Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Doni Monardo, kembali mengingatkan masyarakat untuk terus menerapkan 3M dengan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Dia mengatakan protokol tersebut merupakan kunci untuk memutus rantai penularan Covid-19.
Pun demikian ketika vaksin sudah ada, masyarakat tetap diminta disiplin. Karena, kata Doni, vaksin tidak seketika membuat kita bebas Covid-19.
" Ketika vaksin diberikan pun tidak serta merta kita bebas dari Covid-19. Vaksin tidak menghentikan Covid-19," ujar Doni, disiarkan channel YouTube BNPB.
Doni mengatakan Covid-19 akan selalu ada di sekitar masyarakat. Tidak ada yang bisa memastikan kapan Covid-19 akan berakhir.
" Covid-19 akan ada terus sepanjang waktu, sampai kapan wallahualam bissawab hanya Allah yang mengetahuinya. Hanya Tuhan yang Maha Kuasa yang mengetahuinya," kata Doni.
Selain disiplin menerapkan 3M, Doni meminta masyarakat mendukung pelaksanaan protokol 3T yaitu tracking, testing, dan treatment. Protokol ini sangat penting untuk mendeteksi kasus Covid-19 lebih dini.
" Kita pun harus melakukan berbagai langkah lewat pencegahan, dirasa gagal, jangan kehabisan akal atau ide, lakukan langkah mitigasi dalam cara apapun demi mencegah semakin banyaknya pihak yang terpapar," kata Doni.
Doni mengingatkan selama Covid-19 masih ada, maka tidak ada tempat yang betul-betul aman di permukaan bumi. Sehingga masyarakat perlu bergotong royong dalam menghadapi Covid-19.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya