Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
M.Fadli Immamudin (Sumber: Facebook/ Astra Honda Racing Team)
Dream - Tragedi yang menimpa pebalap motor Indonesia M.Fadli Immamudin pada Juni 2015 silam hampir mengancam nyawanya. Usai melewati garis finis, tabrakan hebat terjadi dan membuat Fadli mengalami cedera parah.
Baru-baru ini Fadli kembali ke dunia balap. Tetapi, Fadli menjalan misi baru sebagai mentor bagi pebalap-pebalap muda. Kegiatan itu telah dijalani Fadly selama masa-masa pemulihan Februari 2016.
" Senyum dan keramahannya masih bisa kita jumpai di sikuit. Karena, dia sekarang menjadi instruktur bagi rider muda AHRT," papar informasi dari laman AHRT, Senin, 28 Maret 2016.
Fadli mengaku keputusan gantung helm dan menjadi mentor bagi pebalap muda ini karena kondisinya tubuhnya yang tidak memungkinkan untuk membalap.
" Untuk kembali kompetisi, masih susah. Segala upaya sudah saya lakukan. AHRT juga sangat besar menyupport untuk kesembuhan saya. Tapi, mungkin Allah SWT berkehendak lain. Mungkin ini lebih baik di mata Allah bagi saya. Saya menerima dengan ikhlas," kata dia.
Fadli mengalami kecelakaan fatal saat sedang melakukan selebrasi pada balapan seri 2 Asian Road Racing Championship (ARRC), Minggu, 7 Juni 2015, di Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat. Insiden mengerikan itu terjadi saat Fadly berhasil merebut juara pertama race-2 kelas super sport 600cc.
Fadli ditabrak oleh pebalap Thailand, Jakkrit Sawangswat. Kedua pebalap itu dalam kondisi cedera serius.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya