Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Konferensi Pers Penetapan Awal 1 Ramadan 1438 Hijriah (Dream.co.id/Ilman Nafi'an)
Empat lokasi terpantau menyaksikan hilal.
Dream - Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan 1 Ramadan 1438 Hijriah jatuh pada Sabtu, 27 Mei 2017. Keputusan itu diambil setelah menggelar sidang isbat tertutup.
"Esok pagi, Sabtu, 27 Mei 2017 kita akan mengawali puasa Ramadan," kata Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin di kantornya, Jumat 26 Mei 2017.
Sidang isbat itu digelar bersama sejumlah organisasi masyarakat Islam di Indonesia. Selain itu juga dihadiri duta besar negara sahabat.
Lukman mengatakan, posisi hilal yang dipantau dari 77 titik di 33 provinsi di Indonesia, setinggi 8,71 derajat dengan jarak busur bulan-matahari 8,73 derajat. Hilal terlihat di empat lokasi pemantauan.
"Di bawah sumpah, pemantau di Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi Utara, Jawa Timur, dan Kepulauan Seribu, melaporkan telah melihat hilal," kata Lukman.
Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) bidang pendidikan dan perkaderan ulama, Abdullah Jaidi, meminta masyarakat menjaga kesaudaraan dan kemurniaan beribadah puasa.
"Semoga ibadah Ramadan dilaksakan sebaik-baiknya dengan tetap memperhatikan persaudaran dan kepentingan masyarakat yang lebih besar dalam interaksi kehidupan dalam berbangsa dan bernegara ini," kata Abdullah.