Alasan di Balik Arab Saudi Merapat ke Rusia

Reporter : Maulana Kautsar
Rabu, 11 Oktober 2017 07:02
Alasan di Balik Arab Saudi Merapat ke Rusia
Koalisi Amerika Serikat dikenal tidak padu.

Dream - Kerja sama Arab Saudi dengan Rusia baru-baru ini cukup mengejutkan banyak pihak. Sebab, selama ini Arab Saudi dikenal memiliki koalisi Amerika Serikat yang kerap kali berseberangan dengan Rusia.

Menurut pandangan pengamat politik Timur Tengah dan dunia Islam, Hasibullah Satrawi saat ini Arab Saudi sedang memanfaatkan peta kontestasi politik regional di Timur Tengah yang dinamis. Hasibullah mengatakan, koalisi kekuatan negara-negara di Timur Tengah kerap memanfaatkan momentum.

" Tergantung siapa akan bertarung dengan siapa," kata Hasibullah kepada Dream, Selasa, 10 Oktober 2017.

Dia mencontohkan dinamisnya koalisi itu saat negara-negara di Timur Tengah menghadapi isu kemerdekaan Kurdistan. Rezim Turki, Iran, Suriah, dan Iraq misalnya bersatu untuk menghadapi Kurdistan.

Empat negara itu merasa terancam dengan kemerdekaan Kurdistan. Tetapi, kondisi ini berbeda saat keempat negara dihadapkan dengan isu Suriah.

" Misalkan Turki, satu koalisi dengan Amerika Serikat, kemudian, Iran sudah jelas, penyokong kekuatan Bashar Al Assad," ucap Hasibullah.

Dia juga berpandangan, kerja sama dengan Rusia dianggap wajar bagi para koalisi Amerika Serikat. Sebab, koalisi Negara Adidaya itu tidak memiliki solidaritas yang kuat.

" Ini diantisipasi betul oleh Arab Saudi, siapa tahu dapat menjalin kerja sama stategis dengan Moskow," ucap dia.(Sah)

Beri Komentar