Ketahuan Mesum di Mobil, Pengemudi di Solo Kabur dan Tabrak Satpam

Reporter : Maulana Kautsar
Minggu, 19 Januari 2020 11:23
Ketahuan Mesum di Mobil, Pengemudi di Solo Kabur dan Tabrak Satpam
Kondisi satpam?

Dream - Pengemudi mobil Honda Jazz, Bekti Nugroho, menjadi buruan Polres Surakarta. Penyebabnya, dia kabur dan menabrak satpam lantaran ketahuan berbuat mesum di dalam mobil saat berada di parkiran Solo Paragon Mall pada Kamis, 17 Januari 2020. 

Chief Markering Communication Solo Paragon Mall, Veronica Lahji, mengatakan peristiwa tersebut terjadi di parkiran lantai P1. Saat itu satpam mengetahui lampu mobil menyala dan hendak menegur.

Veronica mengatakan saat kaca diketuk, mobil tersebut tancap gas. " Ceritanya ada mobil yang di dalamnya diindikasikan berbuat mesum. Setelah ditegur petugas parkir malah lari," kata Veronica, dilaporkan Merdeka.com, Minggu 19 Januari 2020.


1 dari 6 halaman

Pelaku Juga Tabrak Tiang Parkir

Satpam bernama Andika yang coba menghalangi malah ditabrak pelaku. Pelaku melarikan diri setelah menabrak tiang parkir.

Pengejaran yang dilakukan petugas keamanan juga tak membuahkan hasil.

" Kita tidak tahu apa yang mereka (sepasang kekasih) lakukan di dalam mobil. Karena tidak segera keluar, petugas parkir kita mengecek, takutnya terjadi apa-apa. Sudah kita kejar tapi tidak ketemu," kata dia.


2 dari 6 halaman

Tertangkap

Saat ini Andika sudah menjalani perawatan jalan. Satpam tersebut mengalami luka ringan.

Sementara itu, pelaku sudah diamankan polisi di Sukoharjo. Kanit Laka Satlantas Polresta Surakarta, Iptu Adis Gani Gatra, menyebut pelaku melarikan diri karena malu.

" Hasil pemeriksaan sementara, pelaku panik saat perbuatan asusilanya tepergok. Karena malu, dia kemudian kabur dan menghantam salah seorang satpam tersebut," kata Adis.

Sumber:

3 dari 6 halaman

Suami Dinas Luar Kota, Bu Kades Malah Mesum dengan Selingkuhan

Dream - Sepasang Kades yang masing-masing sudah berkeluarga di Kecamatan Mulak Ulu, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, diduga telah melakukan perzinahan.

Dua oknum tersebut, Pak He (42 tahun) dan Bu Ev (36 tahun), digerebek warga Desa Lesung Batu, Kecamatan Mulak Ulu, karena berbuat mesum pada Senin malam, 6 Januari 2020.

Setelah diamankan warga, pasangan itu pun diserahkan ke Mapolsek Mulak Ulu, pada Selasa dini hari.

Dikutip dari Fajar.co.id, penggerebekan berawal dari informasi bahwa ada lelaki asing di rumah Bu Ev pada Senin malam, sekitar pukul 22.00 WIB.

Warga pun ramai-ramai menggerebek rumah Bu Ev. Mereka menggedor pintu rumah Bu Ev, tapi tidak ada jawaban.

Hal itu semakin membuat warga yakin bahwa Bu Ev menerima tamu laki-laki pada malam itu. Karena suami Bu Ev diketahui sedang berada di Jawa.

Warga kemudian mendobrak pintu rumah Bu Ev. Benar saja, setelah melakukan pencarian, warga menemukan Pak He di dalam rumah Bu Ev.

4 dari 6 halaman

Perselingkuhan Itu Sudah Tercium Sejak Lama

Gosip perselingkuhan dua oknum Kades ini sebenarnya sudah tercium sejak lama. Namun warga kesulitan mencari bukti yang kuat.

Ketika ada yang mengetahui Bu Ev sedang menerima tamu lelaki asing di rumahnya malam itu, warga pun melakukan penggerebekan.

Kapolres Lahat, AKBP Irwansyah, membenarkan bahwa ada dua Kades yang diduga telah melakukan perzinahan.

" Memang benar ada dua oknum kades yang diserahkan warga ke Polres Lahat Selasa dini hari, setelah sebelumnya sempat diserahkan ke Polsek Mulak Ulu. Sebelumnya digerebek karena diduga melakukan perzinahan," kata Irwansyah.

Namun Irwansyah menegaskan bahwa status polisi saat ini hanya bertindak mengamankan kedua warga tersebut.

Karena untuk dugaan perzinahan harus ada laporan dari suami atau istri dua oknum Kades tersebut.

5 dari 6 halaman

Suami Istri Bersaing, Pilkades Bantarsari Bak Resepsi Pernikahan

Dream – Ada yang unik di pemilihan kepala desa (Pilkades) Bantarsari, Rancabungur, Bogor, Jawa Barat. Pemilihan ini dibuat seperti resepsi pernikahan.

Alasannya, calon kepala desa itu hanya ada dua orang, yaitu lelaki dan perempuan yang sebenarnya pasangan suami istri.

Dikutip dari Merdeka.com, Minggu 3 November 2019, dua calon ini adalah Lukmanul Hakim dan Silfiyani. Lukmanul mendapatkan nomor urut 1 dan sang istri nomor 2. Lukman merupakan calon petahana. Karena tak ada orang lain yang mendaftar, dia mendorong istrinya untuk mencalonkan diri.

" Sesuai aturan tidak boleh calon tunggal. Karena istri saya diperbolehkan maju akhirnya saya dorong untuk nyalon juga," kata Lukman.

Menurut Lukman, konsep menjadikan hari pecoblosan Pilkades Bantarsari seperti resepsi pernikahan adalah untuk menarik minat masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya.

" Selain itu, 21 Oktober itu ulang tahun pernikahan kami yang ke-18. Jadi bisa diibaratkan ini perayaannya, selain menarik minat masyarakat untuk datang ke TPS,” kata dia.

6 dari 6 halaman

Minat Masyarakat Tinggi

Ketua Panitia Pilkades Bantarsari, Syamsuri menjelaskan Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Bantarsari mencapai 5.154 orang terdiri dari 8 RW. Pihaknya juga menyiapkan hadiah bagi para pemilih.

“ Doorporize sih sembako. Tapi, ini sukses menarik pemilih untuk datang,” kata dia.

Syamsuri mengatakan pihak panitia membawa dua calon kades dengan kirab budaya dengan dana swadaya dari masyarakat.

" Kebetulan calonnya suami istri jadi dikonsep kayak pengantin saja. Jadi setelah nyoblos, warga bisa salaman sama calonnya. Kalau untuk penghitungan suara kita mulai sekitar jam 1 siang nanti," katanya.

Hari ini, Kabupaten Bogor menggelar Pilkades Serentak 2019 yang diikuti 273 desa di 37 kecamatan dengan jumlah calon kades 1.064 orang. (mut)

Beri Komentar
Roger Danuarta Ogah Lihat Cut Meyriska Tampil Modis