Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kapal Motor Sabuk Nusantara 39 (Humas Kemenhub)
Dream - Kapal Motor Sabuk Nusantara 39 yang tengah bersandar di Pelabuhan Wani, Donggala, Sulawesi Tengah, tersapu gelombang tsunami yang timbul akibat gempa berkekuatan 7,7 skala Richter pada Jumat kemarin.
“ Posisi kapal sendiri saat ini berada di sekitar 70 meter dari laut, tepatnya di jalan menuju pelabuhan,” tutur Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, R. Agus H. Purnomo, dalam keterangan tertulis yang diterima Dream, Sabtu 29 September 2018.
Saat tsunami terjadi, di dalam kapan tersebut tidak ada penumpang. Hanya ada sejumlah anak buah kapal. “ Total ABK ada 20 orang. Saat kejadian, ada 3 orang ABK yang sedang turun ke darat untuk bertemu keluarganya, sedangkan 17 ABK lainnya ada di atas kapal,” tambah Agus.
Agus memastikan lindu yang disertai tsunami tersebut menyebabkan kerusakan sejumlah pelabuhan di Sulawesi Tengah. Pelabuhan Pantoloan yang berada di kota Palu mengalami kerusakan yang paling parah. Quay Crane di pelabuhan itu roboh.
“ Dengan kondisi ini, layanan kepelabuhanan dihentikan menunggu hasil pengecekan lebih lanjut di lapangan,” ujar dia.
Kerusakan akibat gempa juga terjadi di Pelabuhan Ogoamas. Terjdi retakan di Talaud, demaga pun bergeser tiga sentimeter ke arah kanan. Sementara, laporan lainnya menyebut Pelabuhan Ampana, Pelabuhan Luwuk, Pelabuhan Belang-Belang dan Pelabuhan Majene, kondisinya baik dan tidak ada kerusakan.
Agus meminta jajarannya di lokasi bencana untuk tetap waspada terhadap gempa susulan yang masih terjadi sewaktu-waktu. Dia menginstruksikan jajarannya untuk terus melakukan pengawasan dan pengecekan adanya kerusakan pasca gempa bumi di pelabuhan.
Ditjen Perhubungan Laut juga telah membentuk Quick Response Team yang langsung diterjunkan ke lokasi bencana untuk membantu memberikan pertolongan kepada masyarakat yang menjadi korban gempa dan tsunami ini. Sejumlah kapal patroli diperbantukan.
“ Saya juga menginstruksikan agar UPT di sekitar wilayah bencana gempa tersebut untuk memberikan pertolongan sebagai bagian dari Quick Response Team Ditjen Perhubungan Laut,” ujar Agus.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya