Mengapa Islam Terapkan Hukuman Mati?

Reporter : Eko Huda S
Jumat, 14 Agustus 2015 08:01
Mengapa Islam Terapkan Hukuman Mati?
Penerapan hukuman mati kerap menjadi sorotan banyak orang. Sebagian menilai hukuman itu tak perlu diterapkan karena dinilai melanggar Hak Asasi Manusia (HAM).

Dream - Penerapan hukuman mati kerap menjadi sorotan banyak orang. Sebagian menilai hukuman itu tak perlu diterapkan karena dinilai melanggar Hak Asasi Manusia (HAM). Tapi sebagian berpandangan hukuman ini perlu diterapkan untuk menghukum pelaku kejahatan berat.

Masalah ini juga dibahas pada Muktamar ke-33 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, Jawa Timur. Komisi Bahtsul Masail Diniyah membahas masalah hukuman mati yang dikaitkan dengan HAM itu.

Komisi yang diketuai oleh Kiai Haji Afifuddin Muhajir ini merumuskan, hukuman mati merupakan sanksi untuk kejahatan pembunuhan dan kejahatan berat lainnya.

Mengapa Islam menerapkan hukuman mati? Dalam keputusan yang disahkan pada 5 Agustus, dijelaskan bahwa hukuman mati merupakan bukti dari upaya serius syariat Islam untuk memberantas kejahatan berat yang menjadi bencana kemanusiaan, seperti pembunuhan.

Sanksi berupa hukuman mati dinilai setimpal dan menjadi pelajaran paling efektif menimbulkan efek jera. Peserta muktamar berpandangan hukuman mati bisa memberantas tuntas kejahatan yang tidak dapat diberantas dengan hukuman yang lebih ringan.

Mencegah orang lain berbuat kejahatan berat. Dan juga bisa melindungi orang banyak dari sebuah tindak kejahatan.

Atas dasar pandangan itu, maka peserta dinyatakan bahwa hukuman mati tak dapat dinyatakan melanggar HAM. Tapi sebaliknya, hukuman tersebut untuk memberantas pelanggaran HAM dengan membela hak hidup banyak orang.

Pandangan tersebut didasarkan pada argumen Alquran, Sunah, dan pendapat para ulama yang tersebar dalam berbagai literatur. (Ism, Sumber: nu.or.id)

Beri Komentar