Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Perayaan Chaand Raat (Foto: Daily Pakistan)
Dream - Sehari sebelum Idul Fitri atau Idul Adha, umat Islam Tanah Air biasa merayakan Malam Takbiran. Perayaan itu biasa dirayakan masyarakat dengan menggemakan takbir di sekeliling waktu.
Salah satu kebiasaan yang muncul yaitu berkeliling kota dengan membawa bedug dan menyanyikan kalimat takbir.
Di India, Pakistan, dan India, malam takbiran dikenal dengan sebutan Chaand Raat. Tak berbeda dengan di Indonesia, perayaan Chaand Raat dilakukan dengan penuh keceriaan.
Chaand Raat akan terasa sebagai pesta. Umat Muslim akan berbelanja dan makan bersama.
Perayaan ini dimulai usai pengumuman terlihatnya bulan muda atau hilal yang menjadi penanda memasuki bulan baru, atau 1 Syawal. Seluruh keluarga akan menghabiskan waktu di pusat perbelanjaan hingga sholat Subuh.
Perempuan biasanya akan membeli barang-barang semisal busana shalwar kameez, gelang, perhiasaan, dan tas. Selain itu, perempuan dan gadis merias tangan mereka dengan mehndi.
Sementara pria terkonsentrasi membeli sepatu. Hadiah dan permen biasanya turut diborong untuk jadi buah tangan kepada saudara.
Dalam Chaand Raat menjadi kesempatan warga bersilaturahmi. Kegiatan Chaand Raat akan biasanya dirayakan di negara-negara bagian utara India.
Di bagian selatan India yang memiliki populasi Muslim lebih tinggi, umat Islam merayakan malam takbiran dengan memanggil ulama terkemuka. (ism, Sumber: Wikipedia)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang