5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir
Dream - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menghimbau para pemilih pada Pemilihan Kepala Daerh (Pilkada) serentak lusa, (Rabu, 15/2/2017) untuk menggunakan hak politiknya secara bertanggung jawab, kritis dan obyektif.
Anjuran tersebut dikeluarkan PP Muhammadiyah dalam Pernyataan Pers PP Muhammadiyah tentang Pilkada Serentak 15 Februari 2017.
" Mengimbau kepada warga masyarakat yang memiliki hak pilih untuk menggunakan hak politiknya secara bertanggung jawab dengan pertimbangan dan sikap kritis, obyektif dan rasional, menjaga ketertiban," kata Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, Senin, 12 Februari 2017.
PP Muhammadiyah juga meminta para pemilih untuk menghormati perbedaan preferensi politik dan senantiasa menjaga persatuan bangsa. " Serta menjauhi praktik politik transaksional, kampanye hitam dan perbuatan tidak bermoral lainnya," ucap dia.
Menyoroti jalannya Pilkada serentak di 101 daerah di Indonesia, Haedar juga meminta proses Pilkada dapat dijadikan mekanisme politik yang demokratis dan bermatabat. Dia menyerukan agar semua pasang calon kepala daerah dan pendukungnya untuk menerima hasil Pilkada.
" Para pendukungnya untuk bersikap jujur, bijaksana, ksatria, dan berjiwa besar menerima apapun hasil pilkada, serta siap menang dan siap kalah," ucap dia.
Pilkada serentak dijadwalkan digelar di 101 daerah di seluruh Indonesia pada 15 Februari mendatang. Ada tujuh provinsi yang akan menentukan gubernur dan wakil gubernur. Sisanya, menentukan kepala daerah dari 18 kota dan 76 kabupaten.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?