Akan Ada Vaksin MR Lagi, MUI: Sertifikasi Halal Belum Diajukan

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Kamis, 2 Agustus 2018 09:00
Akan Ada Vaksin MR Lagi, MUI: Sertifikasi Halal Belum Diajukan
"Sampai saat ini Vaksi MR itu tak pernah diajukan ke MUI untuk dilakukan sertifikasi halal,"

Dream - Masyarakat saat ini tengah dibuat bingung dengan kehalalan vaksin Measles Rubella (MR). Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Majelis Ulama (MUI), M. Cholil Nafis menegaskan, vaksin tersebut hingga kini belum mendapat sertifikat halal.

" Sampai saat ini Vaksi MR itu tak pernah diajukan ke MUI untuk dilakukan sertifikasi halal, tetapi di beberapa daerah petugas menyampaikan ke publik bahwa vaksin MR sudah halal dan mendapat rekomendasi dari MUI," ujar Choilul dalam keterangan tertulis yang diterima Dream, Rabu 1 Agustus 2018.

Menurut Choilul, MUI pernah mengirim surat bernomor U-13/MUI/KF/VII/2017 ke Dirjen P2P Kementerian Kesehatan yang berisi rekomendasi dan dukungan terhadap pemberian vaksi MR untuk mencegah terjadinya penyakit dengan cara preventif berupa imunisasi.

Namun, lanjutnya, bahan baku pembuatan vaksin harus tetap menggunakan bahan yang halal. Pengecualian bisa diberikan jika kondisinya darurat. 

" MUI mendukung vaksinasi itu karena sesuai dengan ajara Islam, bahwa kita wajib berupaya untuk menghindari atau mengobati penyakit yang akan menimpa atau yang sudah menimpa," ucap dia.

Ia berharap, pemerintah taat dan tunduk terhadap undang-undang nomor 33 tahun 2014 tentang jaminan produk halal. Hal itu untuk memenuhi hak warga Muslim di Indonesia mengonsumsi dan berobat dengan produk yang halal. 

Choilul juga berharap petugas kesehatan tidak menyatakan Vaksin MR itu telah mendapat sertifikat dari MUI.

Seperti diketahui, Kementerian Kesehatan bulan ini akan kembali melakukan vaksin MR. Program ini berlangsung dari Agustus hingga September 2018.

 

 istimewa

 

Beri Komentar
BJ Habibie Dimakamkan di Samping Ainun Habibie