Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Muslim Australia
Dream - Partai politik yang mewakili masyarakat muslim Australia akhirnya dibentuk di Sydney. Partai ini bertekad memenangkan kursi senat pada Pemilu mendatang, sehingga umat muslim punya wakil di panggung politik nasional Negeri Kanguru itu.
Partai itu dideklarasikan oleh Diaa Mohamed, pria yang berasal dari Australia Barat. Dia optimistis akan mendapatkan 500 orang anggota agar bisa mendaftar untuk masuk dalam bursa pemilihan anggota senat.
Diaa Mohamed mengatakan, partai ini didirikan karena adanya penilaian bahwa komunitas muslim Australia tidak punya suara kuat dalam perdebatan publik.
“ Mungkin hal itu disebabkan karena kita tidak tahu bagaimana caranya, atau kita sedikit terlalu terpisah-pisah, jadi semoga saja dengan hadirnya Partai Muslim Australia ini akan memberikan kita peluang agar suara kita lebih terdengar,” kata Mohamed, sebagaimana dikutip Dream dari Radio ABC Australia, Selasa 17 November 2015.
Deklarasi partai ini hampir saja dibatalkan, menyusul insiden penyerangan di Paris, Prancis, pada Jumat pekan lalu. Namun Diaa menilai justru saat inilah waktu yang tepat untuk mendeklarasikan partai ini.
“ Ada banyak pertanyaan yang mencuat beberapa hari ini terkait peristiwa yang terjadi belakangan ini dan inilah sebenarnya alasan mengapa kita perlu mendirikan partai ini,” kata dia.
Diaa menambahkan, partai ini didirikan juga sebagai bentuk respons atas meningkatnya aktifitas politik yang menentang Islam. “ Saat ini ada 4 atau 5 partai anti-Islam yang dibentuk dan kami berpikir kita perlu melakukan sesuatu untuk menyikapi hal itu,” tutur Diaa.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun