Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Zhao (shanghaiist)
Dream - Pria paruh baya ini memang hanya pemulung. Tapi kebaikan hatinya membuat banyak orang kagum. Dia membuktikan bahwa sedekah tak harus menunggu kaya.
Zhao Yongjiu. Dialah pria yang tengah menjadi buah bibir pengguna media sosial di China. Kebaikan hati pria 56 tahun ini membuat banyak orang takjub.
Saban hari, dia berangkat memulung sampah pada pukul setengah lima pagi. Dia habiskan hari-harinya memungut sampah hingga pukul sembilan malam.
Menurut laman Shanghaiist, dari pekerjaan itu, dia mendapat penghasilan sekitar Rp4,6 juta perbulan. Tapi, uang itu tidak dia habiskan sendiri. Sebagian Zhao dermakan.
Lebih dari 30 tahun, Zhao Yongjiu telah menyedekahkan uang sebesar Rp330,5 juta. Dengan uang itu, dia membantu biaya pendidikan 37 anak-anak dari keluarga miskin.
Bahkan, untuk memastikan uangnya bermanfaat untuk para siswa dari keluarga miskin itu, Zhao Yongjiu menjual tempat tinggalnya dan memilih tinggal di rumah kontrakan yang dia sewa Rp1,1 juta perbulan.
Bagi Zhao, ini adalah balas budi. Sebab, setelah sang ayah meninggal pada 1976, Zhao dan ibunya berjuang untuk bertahan hidup. Saat itulah dia menerima kemurahan hati tetangga dan teman-temannya, sehingga bisa melewati masa-masa sulit dalam kehidupannya.
Zhao bersumpah tidak pernah melupakan kebaikan mereka dan mengabdikan hidupnya untuk membantu mereka yang membutuhkan.
Kisah hidup Zhao ini kini tengah menjadi topik hangat netizen negeri Tirai Bambu itu.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya