Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
PM Malaysia, Mahathir Mohamad (Foto: Shutterstock)
Dream - Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, mengatakan, tidak akan memberi tempat bagi atlet asal Israel berlaga di negaranya. Dia menolak memberi izin visa bagi tim renang paralimpik Israel.
Pernyataan Mahathir itu dikeluarkan pada Kamis 10 Januari 2019. Menurut laman Middle East Monitor, Mahathir tidak akan mengeluarkan visa bagi tim renang Israel yang akan berlaga di Kejuaraan Renang Paralimpik Dunia yang digelar 29 Juli hingga 4 Agustus 2019.
Mahathir juga tidak ambil pusing seandainya penyelenggara mengancam membatalkan kejuarannya. " Silakan saja," kata Mahathir.
Komite Olimpiade Israel telah menekan Malaysia untuk mengeluarkan visa bagi tim renangnya. Komite Olimpiade Israel juga telah meminta panitia penyelenggara untuk mendapatkan visa, namun upaya itu tidak berhasil.
Isu pelarangan masuk bagi atlet Israel itu muncul dari Wakil Menteri Olahraga Malaysia, Sim Hee Kyung. Dia menyebut, Malaysia memang tidak mengizinkan warga Israel memasuki negara itu.
" Pemerintah Malaysia akan bertahan dengan posisi ini sebagai bagian dari protes penindasan Israel terhadap rakyat Palestina," ujar Sim.
Selama lebih dari 50 tahun, Malaysia telah menolak normalisasi hubungan dengan Israel. Penolakan ini karena banyak diantara penduduk Malaysia yang mendukung kemerdekaan penuh Palestina.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya