Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Tawuran Remaja (Foto: Shutterstock)
Dream - Polsek Palmerah, Jakarta Barat, mengamankan sembilan pelaku tawuran yang masih di bawah umur di Kelurahan Kota Bambu Utara, Jumat dini hari.
Kapolsek Palmerah Kompol Supriyanto menyebutkan pelaku masih anak berusia mulai 10-17 tahun. Mereka dari Jakarta Timur dan empat pelaku berasal dari Kota Bambu Utara, Palmerah, Jakarta Barat.
" Mereka anak-anak Palmerah mengakunya diserang duluan. Tetapi enggak mungkinlah masa' orang jauh-jauh dari Jakarta Timur mau tawuran," kata Supriyanto di Jakarta, Jumat 25 September 2020, dikutip dari merdeka.com.
Supriyanto mengatakan sembilan pelaku tawuran di bawah umur diamankan ke Markas Polsek Palmerah sekitar pukul 03.00 WIB. Anak-anak itu tidak ditahan sebab selain masih di bawah umur, polisi juga tidak dapat menemukan barang bukti berupa senjata tajam.
Polisi hanya mengembalikan kesembilan anak itu ke orangtua mereka serta mendata tempat anak-anak itu bersekolah.
" Nanti kami laporkan ke sekolah agar Kartu Jakarta Pintar (KJP) mereka dicabut," ujar Supriyanto.
Sumber: Merdeka.com
Dream - Dua driver ojek online berhasil menghentikan dua kelompok pelajar yang nyaris terlibat tawuran di sekitar Bogor Trade Mall (BTM), Kota Bogor, Jawa Barat. Aksi heroik tersebut terekam kamera dan diunggah ke laman Facebook Share Video28.
Dalam video itu terlihat, awalnya aktivitas pejalan kaki dan lalu lintas tampak berjalan normal. Tak lama kemudian, ada kelompok pelajar berseragam yang bertemu dan memulai perkelahian di tengah jalan.
Seketika terjadi aksi saling kejar-kejaran antarpelajar. Untungnya, dua pengemudi ojek online yang tengah melintas memecah konsentrasi tawuran.
Seorang pengemudi sempat menabrak pelajar berseragam yang memegang senjata tajam. Pengemudi ojek online itu melindas senjata tajam milik pelajar itu.
Sementara itu, seorang pengemudi ojek online lainnya mengejar para siswa yang berkelahi. Dia sempat memukul dan adu mulur dengan seorang pelajar.
Aksi berani dari dua pengemudi ojek online itu dipuji oleh para pengguna Facebook.
" Ternyata Ojek Online Grab bukan Ojek BIASA, tapi jg Mengayomi dan Melindungi dari sampah masyarakat. SALUT BANG OJEK GRAB. #Ga ada polisi Anda pun bisa diandalkan untuk melerai pertikaian dg Motor & Sikap Anda. #liat video heroik menit ke 1.03 & 1.46," kata Cak Hasan.
Hingga berita ini dibuat, video itu ditonton lebih dari 217.522 dan dibagikan kepada 1.106 pengguna Facebook. Simak videonya di bawah ini,
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya