Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pengorbanan Pria Demi Wasiat Istri. (Foto: Facebook Thai Rescue News)
Dream - Sebagian benda mungkin terlihat biasa dan tidak berharga bagi kita, tapi sangat bernilai bagi orang lain. Itu semua karena memori atau kenangan khusus yang melekat pada benda-benda tersebut.
Seseorang akan melakukan apapun saat mengetahui benda kenangan yang dimilikinya hilang. Pemiliknya tak ingin kehilangan benda itu meski harus bertaruh nyawa.
Tindakan itulah yang ditunjukan seorang pria Thailand yang bekerja sebagai pandai besi di Chonburi.
Tanpa memikirkan keselamatan dirinya, pria 41 tahun itu melompat dari atas jembatan untuk mengambil meteran atau pita ukur.
Pita ukur yang jatuh ke dalam lumpur laut itu merupakan hadiah dari istrinya yang sudah meninggal dunia.
Dilaporkan bahwa pria itu sedang berjalan-jalan di jembatan baru di atas laut. Karena sedang surut, laut di bawah jembatan itu penuh lumpur.
Dia kemudian mengeluarkan pita ukur dari celananya. Sial, pita ukur itu tiba-tiba terlepas dari genggaman dan jatuh ke dalam lumpur di bawah jembatan.

Bagi sebagian orang, pasti akan meninggalkan pita ukur yang harganya tak seberapa itu. Tapi tidak bagi pria Thailand tersebut.
Tanpa pikir panjang, pria itu langsung melompat dan terjun dari jembatan ke dalam lumpur untuk mengambil pita ukur itu.
Ternyata lumpur laut tersebut sangat dalam bagi pria itu untuk naik ke permukaan. Beruntung, ada orang yang lewat dan melihat topi dan sepatu pria itu di atas jembatan.

Setelah menengok ke bawah, dia melihat tangan pandai besi itu menggapai-gapai untuk keluar dari lumpur. Orang itu segera melapor ke pihak berwajib, memberitahu ada orang yang jatuh ke laut.
Polisi memberi pertolongan dengan tali hingga akhirnya pria itu bisa keluar dari lumpur. Proses penyelamatan pandai besi itu memakan waktu hingga 40 menit.
Ketika ditanya mengapa rela berkorban nyawa demi sebuah pita ukur, pria itu memberi jawaban yang mengharukan.
Pandai besi itu mengatakan bahwa pita ukur itu sangat penting baginya. Karena itu hadiah dari istrinya sebelum dia meninggal dunia.

" Dia bilang untuk menjaga pita ukur itu, dan saya hanya ingin memenuhi pesannya meski dia sudah tidak ada lagi," katanya.
Setelah membersihkan diri dan mendapat pertolongan medis, pria itu pulang tanpa mengalami luka sama sekali meski melompat dari atas jembatan.
(Sah, Sumber: World of Buzz)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya