Meningkatkan Pertanian Indonesia di Era Revolusi Industri 4.0

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Minggu, 18 Agustus 2019 19:00
Meningkatkan Pertanian Indonesia di Era Revolusi Industri 4.0
Akan ada pelatihan khusus untuk petani

Dream - Institut Pertanian Bogor (IPB) menjalin kerja sama dengan e-commerce pertanian, TaniHub, dan penyedia layananan peer-to-peer lending, TaniFund (TaniGroup). Rektor IPB, Arif Satria, mengatakan, kerja sama ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pertanian Indonesia.

" Pada era revolusi industri 4.0 yang penuh ketidakpastian, kolaborasi menjadi jawaban bagi setiap organisasi agar mampu bergerak lincah menghadapi berbagai tantangan, termasuk IPB sebagai institusi pendidikan tinggi negeri terkemuka," ujar Arif dalam keterangan tertulisnya, Minggu 18 Agustus 2019.

Ia mengatakan, para petani diharapkan mampu mengakses teknologi agar pengetahuan dan hasil pertanian mereka bisa meningkat. " Melalui MoU ini, kami berharap kerja sama yang lebih erat dapat segera dilaksanakan untuk mewujudkan pertanian 4.0 di Indonesia," ucap dia.

Dalam kerja sama ini, IPB dan TaniGroup akan berkolaborasi meningkatkan sumber daya manusia (SDM) dengan melakukan beberapa pelatihan, seperti SDM yang ahli dalam pengelolaan tanah dan tanaman (agronomist) dapat berperan signifikan dalam memperbaiki kualitas hasil panen.

Kerja sama ini juga akan melakukan beberapa penelitian dalam hal pertanian. Sehingga diharapkan hasilnya dapat membantu para petani meningkatkan kualitas pertaniannya.

" Kerja sama dengan berbagai pihak diharapkan dapat membantu meningkatkan kapasitas kami dalam menciptakan dampak sosial, yang adalah salah satu pilar TaniGroup," ucap dia.

Founder TaniGroup, Ivan Arie Sustiawan mengatakan, pihaknya sangat antusias menyambut kerja sama ini. Menurutnya, TaniGroup dan IPB memiliki visi yang sama untuk meningkatkan kualitas hidup petani Indonesia.

" TaniHub dan TaniFund berangkat dari semangat ‘Agriculture for Everyone’, sebuah visi untuk membuka akses seluas-luasnya bagi petani dan masyarakat umum untuk saling bahu-membahu meningkatkan kesejahteraan bersama dan menciptakan masa depan yang lebih baik," kata Ivan.

1 dari 3 halaman

Kementerian Pertanian Buka 835 Formasi CPNS, Batas Daftar 12 Oktober 2018

Dream - Kementerian Pertanian (Kementan) membuka 835 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 untuk 66 posisi. Kementerian ini akan menempatkan ratusan CPNS di 12 unit kementerian.

Dilansir dari laman CPNS Kementerian Pertanian, Kamis 20 September 2018, lowongan yang dibuka itu mulai dari analisis data, hukum, sampai pengelola gaji. Ada juga lowongan di bagian penelitian pertanian dan pengawas alat dan mesin pertanian.

Kementan ini juga mencari penyuluh pertanian dan pengelola pemeliharaan jaringan irigasi.

Lowongan ini terbuka untuk lulusan diploma dan sarjana. Seperti kementerian lainnya, ada pila formasi khusus untuk lulusan cum laude, penyandang disabilitas, serta putra dan putri Papua.

2 dari 3 halaman

Persyaratan Pelamar

1. Warga Negara Indonesia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia, dan taat kepada Pancasila, UUD 1945, dan Negara Kesatuan Repubik Indonesia.

2. Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusanpengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindakan pidana dengan pidana penjara 2 (dua) tahun atau lebih.

3. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS, prajurit TNI, anggota POLRI, pegawai BUMN/BUMD atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta.

4. Tidak berkedudukan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil atau Pegawai
Negeri Sipil, prajurit TNI, anggota POLRI, dan siswa sekolah ikatan dinas
Pemerintah.

5. Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis.

6. Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan.

7. Sehat jasmani dan rohani sesuai dengan jabatan yang dilamar.

8. Tidak memiliki ketergantungan terhadap narkotika dan obat-obatan terlarang atau sejenisnya (Surat Keterangan Bebas Narkoba/NAPZA dari rumah sakit Pemerintah setempat yang masih berlaku, dan wajib dilengkapi setelah peserta dinyatakan lulus pada pengumuman kelulusan akhir).

9. Bersedia ditempatkan di seluruh Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

10. Pelamar untuk jabatan dengan pengelompokan unit kerja wajib melampirkan surat pernyataan bersedia ditempatkan di seluruh unit kerja di lingkungan Kementerian Pertanian sesuai kelompok jabatannya. Formulir surat pernyataan dapat diakses di laman http://cpns.pertanian.go.id/download.html.

11. Pelamar dari penyandang disabilitas wajib melampirkan surat keterangan tim dokter rumah sakit pemerintah yang menerangkan jenis/tingkat disabilitasnya. Formulir surat pernyataan dapat diakses di laman http://cpns.pertanian.go.id/download.html.

12. Pelamar CPNS Kementerian Pertanian (Disabilitas, Putra/Putri Papua dan Papua Barat, dan Umum) merupakan lulusan:

a. Strata-2 (S2) dari perguruan tinggi terakreditasi dan program studi terakreditasi dalam BAN-PT pada saat lulus dengan IPK 3,00 (tiga koma nol nol) dan nilai tersebut bukan hasil pembulatan dari skala 4;

b. Sarjana (S1)/ Diploma IV dari perguruan tinggi terakreditasi dan program studi terakreditasi dalam BAN-PT dengan IPK 2,75 (dua koma tujuh lima) dan nilai tersebut bukan hasil pembulatan dari skala 4;

c. Diploma III dari perguruan tinggi terakreditasi dalam BAN-PT dengan IPK 2,75 (dua koma tujuh lima) dan nilai tersebut bukan hasil pembulatan dari skala 4.

13. Usia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun 0 bulan 0 hari, pada tanggal 13 Oktober 2018.

3 dari 3 halaman

Tata Cara Pendaftaran

1. Dokumen persyaratan pelamar terdiri atas:

a. Surat lamaran ditujukan Kepada Menteri Pertanian RI di Jakarta, diketik menggunakan komputer bermaterai Rpribu dan ditandatangani dengan pena warna hitam.

b. Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli atau Surat Keterangan telah melakukan rekaman Kependudukan yang dikeluarkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil).

c. Ijazah dan Transkrip Nilai Ijazah legalisir basah (bukan legalisasi yang difotokopi/scan yang dicetak).

d. Surat Pernyataan harus diketik menggunakan komputer, bermaterai Rp6 ribu dan ditandatangani oleh pelamar dengan pena berwarna hitam (format surat pernyataan dapat diunduh di laman http://cpns.pertanian.go.id/download.html.

e. Pas photo berlatar belakang warna merah berukuran 4 x 6 cm (1 lembar).

f. Surat keterangan penyetaraan ijazah dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi bagi pelamar dari lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri.

2. Pendaftaran dan unggahan dokumen persyaratan dilakukan secara online melalui laman https://sscn.bkn.go.id dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada Kartu Tanda Penduduk (KTP)/ Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada Kartu Keluarga (KK) dan Nomor Kartu Keluarga
(KK).

3. Waktu pendaftaran dan unggah dokumen persyaratan pelamaran dimulai pada tanggal 26 September sampai dengan 12 Oktober 2018 (ditutup pukul 23.59 WIB).

4. Pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi dapat mencetak kartu peserta ujian secara online melalui laman: https://sscn.bkn.go.id dimulai pada tanggal 20 Oktober sampai dengan 22 Oktober 2018.

Beri Komentar
Suasana Cair Roger Danuarta dan Ayah Cut Meyriska di Meja Makan