Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Pengunjung Margo City Bermasker, Hand Sanitizer Ludes

Reporter : Maulana Kautsar
Senin, 2 Maret 2020 19:43
Pengunjung Margo City Bermasker, Hand Sanitizer Ludes
Suasana di pusat perbelanjaan Margo City, Depok, kepanikan tak terlihat. Semua seperti biasa.

Dream - Presiden Joko Widodo menyatakan dua orang WNI yang berdomisili di Depok terserang virus corona.

Meski demikian, suasana di pusat perbelanjaan Margo City, Depok, kepanikan tak terlihat. Pengunjung berbelanja dan mengunjungi Margo City seperti biasa.

Pantauan Dream, Senin 2 Maret 2020 petang, rata-rata para pengunjung tampak menggunakan masker.

Beberapa pengunjung juga terlihat sibuk mencari masker, vitamin kekebalan tubuh, hand sanitizers, hingga sabun pencuci tangan.

Tetapi, meningkatnya kebutuhan masker membuat stok masker kosong. Beberapa apotek dan swalayan sudah tak menyediakan lagi masker. Seperti misalnya di Watson dan Guardian. 

Tidak hanya masker, kebutuhan lainnya seperti hand sanitizers dan sabun pencuci tangan juga ludes terjual.

 

1 dari 5 halaman

Kondisi Jalanan di RS Mitra Keluarga

Dua pasien yang positif virus corona sempat Rumah Sakit Mitra Keluarga (RSMK) Depok. Beredar kabar, warga enggan melewati Jalan Margonda Raya, Depok, jalan di depan RSMKD.

Tetapi, pantauan di lapangan berbeda. Jalanan itu tetap ramai pengendara.

Laporan: Cindy Azari

2 dari 5 halaman

Wali Kota Depok: Dua Pasien Positif Corona Tinggal Satu Perumahan dengan Kapolri

Dream - Wali Kota Depok, Muhammad Idris Abdul Somad menyebut, tempat tinggal dua pasien yang positif virus corona, Covid-19, tinggal satu kompleks dengan Kapolri Jenderal Idham Azis.

" Iya nanti kita lihat indikasi atau gejala-gejala yang ada di perumahan itu, saya belum cek. Namun Perumahan Studio Alam itu perumahan Kapolri," kata Idris, Senin, 2 Maret 2020.

Idris mengatakan, pihaknya kesulitan mendapatkan informasi dari pihak keluarga pasien virus corona. Alasannya, sterilisasi hunian masih dalam proses koordinasi.

" Masalahnya kami belum mendapat keterbukaan dari pihak keluarganya," ucap dia.

Sejauh ini, lanjutnya, petugas medis akan turun ke perumahan tersebut untuk melakukan pemeriksaan virus corona.

" Kalau memang nanti ada yang suspect lagi di kediaman korban atau di rumah perawat yang dari RS Mitra itu nanti akan kami tindaklanjuti segera," ujar dia.

Sumber: Liputan6.com/Nanda Perdana Putra

3 dari 5 halaman

Wali Kota Depok: Lebih dari 50 Orang Terindikasi Virus Corona

Dream - Wali Kota Depok, Jawa Barat, Muhammad Idris Abdul Somad menyebut, ada sekitar 50 orang lebih yang berinteraksi dengan dua pasien positif virus corona. Saat ini, pihaknya sedang mencari keberadaan 50 orang tersebut.

" Penegasan, yang positif dua corona, yang terindikasi di atas 50 orang. Yang di atas 50 orang ini yang kontak langsung dengan korban," kata Idris, dilaporkan Liputan6.com, Senin, 2 Maret 2020.

Idris mengatakan, 50 orang tersebut mencakup petugas medis di Rumah Sakit Mitra Keluarga Depok dan pasien di rumah sakit tersebut. Dua pasien virus corona tersebut sempat memeriksakan kondisi kesehatan di rumah sakit tersebut.

" Memang ada beberapa pasien yang mengeluh flu di rumah sakit, tapi belum terbukti," kata dia.

Kini Pemkot Depok mengawasi setiap keluhan dan laporan yang masuk ke setiap lembaga medis, termasuk puskesmas dan rumah sakit. Idris berharap setiap lapisan masyarakat dapat sigap memberikan informasi terkait virus corona di lingkungannya.

" Tetangga sekitarnya kami masih cari informasi yang lain ya," ucap dia.

Sumber: Liputan6.com/Nanda Perdana Putra

4 dari 5 halaman

Begini Kondisi 2 Orang yang Serumah dengan 2 Pasien Corona di Depok

Dream - Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, mengatakan bahwa dua pasien yang dinyatakan positif terinfeksi virus Corona, Covid-19, tinggal di Depok, jawa Barat, bersama dua anggota keluarga lainnya. Namun, hanya dua pasien tersebut yang dinyatakan positif terinfeksi.

" Jadi di rumahnya ada empat orang, yang dua tidak ada gejala," kata Terawan saat konferensi pers di Jakarta, Senin 2 Maret 2020.

Menurut Terawan, tim dokter Rumah Sakit Sulianti Saroso, Jakarta Utara, sudah memeriksa dua orang yang tinggal serumah dengan dua pasien tersebut. Keduanya dinyatakan sehat.

Karena dinyatakan negatif virus Corona, tambah Terawan, dua orang yang tinggal bersama kedua pasien itu tidak akan ikut diisolasi. Mereka diperbolehkan pulang.

" Sudah diminta ke sini, kami cek. Kalau kondisinya tidak apa-apa, ngapain kita tahan," tambah Terawan.

5 dari 5 halaman

Tidak Semua yang Melakukan Kontak

Terawan menambahkan, tidak semua yang melakukan kontak dengan orang terpapar virus Corona positif terinfeksi. Bila kondisi tubuhnya bagus, kemungkinan besar tidak akan turut terinfeksi Covid-19. "

" Makanya tadi saya sampaikan tidak semua orang yang kontak itu jadi sakit," kata Terawan.

Dia meminta masyarakat tidak panik dengan penyebaran virus Corona. Dia hanya mengimbau masyarakat untuk menjaga daya tahan tubuh.

" Kita rasional jangan irasional, jangan membuat permasalahan baru. Janga meniru negara lain yang membuat heboh," tutur Terawan.

Beri Komentar