Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Salah Satu Pesona Kota Dubai
Dream - Selama bulan Ramadan kemarin, Asosiasi Amal Dubai telah mendistribusikan makanan untuk 15.000 keluarga di Uni Emirat Arab (UEA). Makanan senilai 2 juta dirham atau sekitar Rp 6 miliar lebih itu dibagikan kepada keluarga miskin dan mereka yang membutuhkan. Bahkan, bantuan itu disebar ke tiga benua.
Kegiatan itu merupakan bagian dari kampanye 'Ramadan Al Khair' yang digelar asosiasi. Ahmad Mesmar, Sekretaris Jenderal Asosiasi Amal Dubai, mengatakan asosiasi telah melakukan kampanye sebelum Ramadan kepada para dermawan dan donatur agar menyalurkan zakat mereka.
Hasilnya akan digunakan untuk program amal dan kemanusiaan serta membantu keluarga yang membutuhkan, baik di dalam negeri dan luar negeri. Asosiasi di negeri petro-dollar ini juga membagikan zakat berupa uang tunai maupun pakaian kepada yang pantas menerima sebelum Idul Fitri.
Untuk memperluas jangkauan kampanye, asosiasi juga akan menyebarkannya melalui media dan iklan. Kampanye itu akan disiarkan secara lokal dan nasional. Termasuk juga sebuah program radio berjudul, " The Spirit of Meanings" yang diasuh oleh Dr Shaikh Saleh Maghamsi.
Mesmar menekankan, kampanye itu meliputi distribusi keranjang makanan kepada keluarga yang membutuhkan di 25 masjid di UEA. Jumlahnya meliputi 100.000 makanan dengan biaya 1 juta dirham atau lebih dari Rp 3 miliar. Distribusi makanan itu juga menjangkau 800 masjid di 22 negara di Afrika, Asia dan Eropa dengan biaya 6 juta dirham. (Sumber: Gulf News)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya