Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Calon Presiden 02 Prabowo Subianto (Foto: Merdeka.com/Imam Bukhori)
Dream - Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto menyindir kecepatan teknologi yang ditawarkan calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo atau Jokowi.
" Buat apa cepat kalau kekayaan kita mengalir ke luar negeri," kata Prabowo, Sabtu, 30 Maret 2019.
Prabowo menyebut, setiap penggunaan dan pembangunan teknologi yang dibuat pemerintah harus memiliki punya tujuan.
" Kalau tujuan pemerintah tidak jelas, maka akan ada kerugian besar bagi negara," ujar dia.
Prabowo menyebut, masih banyak kekayaan bangsa Indonesia yang berada di luar negeri. Meski dengan kemajuan teknologi informasi tinggi, harus ada keinginan politik untuk menangani itu.
" Saya lebih baik pakai kekuatan lama tapi kekayaan tidak keluar dari Indonesia," kata dia.
Di awal jawaban, Prabowo menyebut pentingnya teknologi informatika bagi pemerintahan. Dia menyebut teknologi informatika dapat membuat transparan pemerintah.
Pada bagian lain, Prabowo sempat menyinggung soal penggunaan Teknologi Informasi (TI) yang telah menjadi keharusan untuk dilaksanakan setiap pemerintah. Salah satunya bisa dilaksanakan dengan mengembangan sistem satu identitas tunggal (Single Identity Card).
" Tak perlu banyak-banyak kartu. Yang penting untuk kesejahteraan, ini yang harus dipegang," ujar Prabowo
Sementara Jokowi menyatakan penggunaan sistem teknologi akan membantu mewujudkan pelayanan yang bersih dan cepat.
" Ke depan negara yang besar tak menguasai yang kecil. Tapi adalah negara cepat yang menguasai yang lambat," kata Jokowi.
" Kita siapkan negara yang cepat, cepat memutuskan cepat merespon yang ada," ujarnya.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun