Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Supono Dan Sri Mulyani Menangis Begitu Tahu Anaknya Jadi Polisi (Liputan6.com)
Dream - Supono, 60 tahun, dan Sri Mulyani, 52 tahun, tak kuasa menahan tangis. Seolah seperti sedang bermimpi.
Nama anak semata wayangnya, Muhammad Riyaldi Wijaya, 20 tahun, dibacakan dalam sidang terbuka penerimaan Bintara Polri di Gedung Serba Guna Mapolda DIY. Tidak pernah terbayang Riyaldi bisa menjadi aparat penegak hukum.
Supono hanyalah seorang buruh potong ayam dengan penghasilan seadanya. Sementara istrinya adalah pembantu.
" Mudah-mudahan lancar dan bisa menjadi anggota polisi yang mengayomi dan menjalankan tugasnya dengan baik," ujar Supono, dikutip dari Liputan6.com, Kamis 9 Agustus 2018.
Menurut Supono, anaknya sudah lima kali mendaftar seleksi Bintara sejak lulus sekolah. Namun tak pernah sekalipun lolos. Tahun ini adalah momen terakhir bagi Riyaldi karena usianya sudah tidak memenuhi persyaratan jika mendaftar tahun depan.
© Dream
Supono mengatakan tidak mengeluarkan uang sepeserpun selama anaknya menjalani seleksi. Jika harus merogoh kocek, Supono tentu tidak mampu.
" Penghasilan saya saja tidak tentu. Kadang sehari dapat Rp20 ribu hingga Rp65 ribu."
Bahkan Riyaldi, kata Supono, sempat menjadi driver ojek online. " Untuk mendapatkan uang," kata dia.
© Dream
Kapolda DIY, Brigjen Ahmad Dofiri, mengatakan ada 120 calon yang lolos seleksi Bintara umum, terdiri dari 116 laki-laki dan 4 perempuan. Sedangkan Bintara khusus, ada 25 orang lolos seleksi, terdiri dari 22 pria dan 3 wanita.
Selanjutnya, Dofiri menegaskan semua generasi muda yang memenuhi syarat bisa menjadi polisi. Menurut dia, proses seleksi penerimaan Bintara semakin baik dan transparan dari tahun ke tahun.
" Mereka akan menjalani pendidikan selama 7 bulan di SPN Selopamioro. Semua orang, baik dari kalangan tidak mampu atau mampu punya kesempatan yang sama untuk bisa bergabung dengan Polri," kata Dofiri.
Sumber: Liputan6.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya