Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Pemerintah Kota Semarang, Jawa Tengah, menetapkan tiga perusahaan sebagai klaster baru penularan Covid-19. Tingkat penularan yang terjadi relatif besar.
" Ada tiga perusahaan dari hasil pengujian yang dilakukan," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Abdul Hakam, dikutip dari Merdeka.
Hakam tidak menjelaskan perusahaan apa saja yang menjadi klaster baru tersebut. Dia hanya mengatakan ditemukan kasus positif Covid-19 masing-masing sebanyak 47 orang, 24 orang, dan sekitar seratus lebih.
Pelacakan atas kontak dekat dengan kasus yang muncul sudah dijalankan. Sementara terkait penyebabnya, Hakam menyebut akibat tidak diterapkan protokol kesehatan di lingkungan kerja.
Saat ini, tiga perusahaan tersebut ditutup untuk sementara. Penutupan akan berlangsung selama 14 hari.
Lebih lanjut, Hakam mengatakan pihaknya terus menggelar rapid test maupun swab test secara massif di tempat-tempat yang berpotensi mnimbulkan kerumunan.
Sejauh ini, sekitar 2,8 persen warga Kota Semarang yang sudah menjalani tes. Baik itu rapid test ataupun swab test.
Sumber: Merdeka.com/Dedi Rahmadi.
Dream - Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, dr. Alamsyah, menyatakan 19 buruh pabrik positif terinfeksi Covid-19. Lokasi pabrik terletak di kawasan Cikarang.
" Ada 19 orang sampai saat ini (yang positif Covid-19 di salah satu perusahaan di Cikarang)," ujar Alamsyah, dikutip dari Merdeka.
Alamsyah mengatakan para karyawan tersebut sebagian dirawat di rumah sakit. Sementara sebagian lainnya menjalani isolasi mandiri.
Saat ini, pihaknya tengah melakukan pelacakan karyawan lain yang pernah kontak dengan 19 buruh tersebut secara langsung. Hasil positif didapat dari swab test
" Semua karyawannya sudah di-swab test," kata dia.
Alamsyah tidak menyebut nama perusahaan itu. Dia hanya menyinggung soal lokasi pabrik yang berada di Cikarang, Kabupaten Bekasi.
Beredar dugaan menyebut inisial perusahaan tersebut adalah PT U. perusahaan ini bergerak di bidang penyediaan bahan kebutuhan sehari-hari.
" Ini merupakan kasus baru," kata Alamsyah.
Pabrik tersebut untuk sementara ditutup usai karyawannya dinyatakan positif. Penutupan berlangsung untuk jangka waktu yang belum dapat dipastikan.
Dengan 19 baru baru ini, Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bekasi menyatakan pabrik tempat para buruh bekerja tersebut ditetapkan sebagai klaster baru penularan virus corona. Dengan demikian, kasus positif di Kabupaten Bekasi saat ini sebanyak 268 pasien dengan 218 pasien sembuh, 20 meninggal, 18 dirawat di rumah sakit dan 12 lainnya menjalani isolasi mandiri.
Sumber: Merdeka/Adi Nugroho
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya