Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto
Dream - Kasus positif infeksi virus corona di Indonesia kembali naik tajam. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 melaporkan pada 24 jam terakhir bertambah kasus terkonfirmasi positif baru sebanyak 993 pasien.
Jumlah pasien baru positif Covid-19 ini lebih tinggi dibandingkan rekor tertinggi yang pernah dilaporkan pada 21 Mei 2020 sebanyak 973 orang.
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, Sabtu, 6 Juni 2020 mengatakan jumlah kasus positif baru tersebut diperoleh dari hasil pemeriksaan sebanyak 394.086 spesimen.
" Sehingga totalnya kasus positif 30.514 orang," ujar Yuri.
Menurut Yurianto, penambahan kasus positif tersebut terutama berasal dari hasil pemeriksaan yang dilakukan di provinsi Jawa Timur. Di provinsi paling timur Jawa itu dilaporkan terdapat penambahan kasus baru sebanyak 286 kasus.
Namun, lanjut Yuri, kenaikan jumlah kasus positif Covid-19 diikuti dengan penambahan pasien sembuh dari virus corona sebanyak 150 orang.
Daerah lain yang melaporkan penambahan kasus positif Covid-19 yang cukup tinggi adalah DKI Jakarta sebanyak 104 orang, Papua 87 kasus, Sulawesi Utara 79 orang, Sumatera Utara 68 orang. " Ini adalah jumlah tertinggi," ujar Yuri.
Khusus untuk kasus baru di DKI Jakarta, Yuri menjelaskan penambahan tersebut diperoleh dari hasil tracing secara agresif terhadap kontak langsung dengan pasien positif. Penambahan juga datang dari pekerja migran yang baru masuk dari Bandara Soekarno Hatta.
Sebanyak 17 provinsi di Indonesia melaporkan penambahan kasus positif baru di bawah 10 orang. Sementara ada juga beberapa daerah yang tak melaporkan munculnya kasus baru.

Gugus Tugas juga melaporkan jumlah pasien positif hingga pukul 12.00 WIB tadi bertambah sebanyak 464 orang. Dengan demikian pasien yang telah dinyatakan sembuh dari Covid-19 mencapai 9.907 orang.
Sementara itu kasus pasien Covid-19 yang meninggal dunia dilaporkan bertambah 31 orang menjadi 1.801 orang.
Dilaporkan jumlah masyarakat Indonesia yang berstatus Orang dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 46.571 orang. Sementara Pasien dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 13.347 orang.
" Mari kita mengubah, untuk beradaptkan dalam cara kehidupan kita dengan rajin mencuci tangan, dengan memakai masker saat keluar dari rumah. Dan juga berpikir lebih banyak lagi untuk mempertimbangkan apakah menafaat keluar rumah lebih banyak dari risiko yang harus dihadapi. Kemudian menjaga jarak," ujar Yuri.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya