Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Sumber Foto Dzulfaqor
Dream - Tidak ingin para siswa dan siswi terlibat di kegiatan hari Valentine pada 14 Febuari 2016 nanti, Dinas Pendidikan Kota Depok menyebarkan imbauan khusus. Imbauan dalam bentuk selebaran itu berisi ketahanan keluarga dan kasih sayang.
Selebaran dengan nomor 421/454-set.um itu bersifat penting dan disebarkan ke seluruh sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang ada di Kota Depok.
" Selebarannya baru diterima sekolah itu Rabu pagi (10 Febuari 2016)," kata Ahmad Dzulfaqor, guru di Sekolah Menengah Atas islam Terpadu (SMAIT) Tunas Bangsa kepada Dream.
Selebaran yang ditanda tangani Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Herry Pansila, M.Sc itu berisi sebagai berikut :
'Dalam upaya mewujudkan Sumber Daya Manusia yang religious dan berdaya saing di Kota Depok serta mempersiapkan generasi terbaik yang berbudi pekerti di masa depan, bersama ini disampaikan hal-hal sebagai berikut :
1. Mengisi kegiatan-kegiatan positif yang sesuai dengan nilai-nilai budaya ketimuran negara Indonesia dan menghindari kegiatan valentine day.
2. Menghimbau kepada orangtua atau wali murid untuk mengajak putra dan putrinya melakukan kegiatan bersama baik di rumah maupun di luar rumah, seperti rekreasi bersama untuk meningkatkan harmonisasi dan ketahanan keluarga.
Demikian disampaikan untuk ditindaklanjuti dengan penuh tanggung jawab.'
Surat himabaun itu pun menurut Dzulfaqor sangat efektif untuk mencegah adanya kegiatan-kegiatan yang bukan berasal dari budaya Indonesia.
" Minimal ketika pihak pemerintah ada perhatian dan himbauan, bisa menjadi penguat untuk menginformasikan ke anak-anak dan bisa membedakan mana budaya sendiri dan bukan," tuturnya. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya