Wajah Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri di Mapolresta Medan Tertangkap CCTV

Reporter : Maulana Kautsar
Rabu, 13 November 2019 13:05
Wajah Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri di Mapolresta Medan Tertangkap CCTV
Masyarakat yang mengurus SKCK berhamburan.

Dream - Wajah terduga pelaku bom bunuh diri terekam kamera keamanan Mapolresta Medan. Pelaku disebut-sebut menggunakan atribut ojek online saat beraksi.

Dilaporkan Liputan6.com, pelaku menggunakan atribut ojol dan membawa ransel. Pelaku masuk dari pintu depan Mapolresta Medan dan meledakkan diri di sekitar kantin.

Saksi mata, Lila Maya Sari, mengatakan sebelum ada ledakan bom, banyak orang berada di Mapolresta Medan untuk mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Saat itu, Lila tengah antre menunggu giliran pembuatan SKCK.

" Saya sedang antre ngurus SKCK. Tiba-tiba terjadi ledakan, kuat. Ada asap putih dan saya langsung teriak 'ada bom'," ujar Lila.

Mendengar ledakan tersebut, masyarakat langsung lari berhamburan. Ledakan terjadi beberapa saat usai apel pagi.

 

1 dari 5 halaman

Identitas Korban Luka

Akibat peristiwa ini, enam orang mengalami luka-luka. Dilaporkan Merdeka.com, para korban terdiri dari empat anggota kepolisian, satu petugas harian lepas (PHL) dan satu warga yang tengah membuat SKCK.

Saat ini, para korban dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut.

Korban luka-luka antara lain, Kompol Abdul Mutolip selaku Kasi Propam Polrestabes Medan mengalami luka tangan kanan robek, Kompol Sarponi selaku KasubBag Bin Ops Polrestabes Medan mengalami luka robek bokong sebelah kanan.

Aipda Deni Hamdani selaku Brigadir Si Propam Polrestabes Medan mengalami luka-luka terkena serpihan, Bripka Juli chandra selaku Brigadir Si Propam Polrestabes Medan tak bisa mendengar pada telinga sebelah kanan.

Ricard Purba selaku PHL Bag Ops mengalami luka memar di wajah dan lengan. Sedangkan korban sipil diketahui bernama Ihsan Mulyadi siregar, laki-laki, 27 tahun, mahasiswa, beralamat di Jl. Bakti Suka Dono Dusun IV Kel. Tanjung Gusta Kec. Sunggal, mengalami luka di pinggul sebelah kiri terkena serpihan.

2 dari 5 halaman

Polisi Sempat Kejar Pelaku Bom Bunuh Diri di Mapolresta Medan

Dream - Satu polisi terluka akibat ledakan bom bunuh diri yang terjadi di Mapolresta Medan, Sumatera Utara.

" Satu orang polisi terluka," kata seorang anggota polisi dikutip dari , Rabu 13 November 2019.

Polisi yang terluka sudah dievakuasi dan mendapat perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara.

Sebelum ledakan terjadi, polisi sempat mengejar pelaku yang menerobos masuk ke markas polisi. Pelaku meledakkan diri di dekat kantin.

" Kasi Propam sempat mengejar pelaku yang menerobos masuk Mapolres. Kemudian meledak di dekat kantin," ujar dia.

Setelah terjadi ledakan pada pukul 08.45 WIB, polisi menutup akses tempat kejadian perkara. Masyarakat dan media tidak diizinkan masuk ke Mapolresta Medan.

Masyarakat diminta berada di radius 15 meter dari pintu masuk. Saat ini polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara dan satu unit ambulans datang ke lokasi.

3 dari 5 halaman

Bom Bunuh Diri Meledak di Polrestabes Medan, 1 Tewas

Dream - Bom bunuh diri terjadi di Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara. Kejadian ini berlangsung pada Rabu 13 November 2019 pukul 08.45.

Dikutip dari Liputan6.com, bom bunuh diri dilakukan oleh dua orang. Kedua orang memakai atribut Gojek, lalu meledakkan diri di kantin Polrestabel Medan.

Kejadian ini dilakukan sebelum apel siaga di Mapolrestabes Medan.

(Sumber: Liputan6)

4 dari 5 halaman

40 Teroris Diciduk Usai Penusukan Wiranto, Berencana Bom Tempat Ibadah

Dream - Polisi menangkap 40 terduga teroris terkait penusukan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Wiranto. Para terduga teroris itu dibekuk sejak tanggal 10 hingga 17 Oktober 2019.

" Ada 36 terduga teroris dengan tambahan empat orang diamankan hari ini," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo, dikutip dari Liputan6.com, Kamis 17 Oktober 2019.

Dedi mengatakan, empat tersangka yang dibekuk Kamis ini masing-masing berinisial OA, W, A, dan A alias Aulia alias Gondrong. Mereka diciduk di lokasi yang berbeda.

OA yang berafiliasi dengan kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Cirebon ditangkap di Bandung, Jawa Barat.

5 dari 5 halaman

Berencana Mengebom Markas Polri

OA bahkan disebut telah mempersiapkan bom. " Sudah merakit bom dan sudah menyiapkan untuk menyerang Mako Polri, tempat ibadah, dan anggota Polri yang sedang bertugas, seperti penembakan anggota di jalan tol beberapa waktu lalu," kata Dedi.

Sementara itu, terduga teroris W dan A, dibekuk di Cirebon, Jawa Barat. Anggota JAD Cirebon itu berencana mengebom markas polisi, tempat ibadah, dan anggota polisi yang bertugas.

Tersangka keempat yaitu, A alias Aulia alias Gondrong. " Tersangka ini masuk JAD Bekasi. Perannya terlibat dengan kelompok JAD Abu Zee dan mempersiapkan aksi terorisme berupa pengeboman dengan sasaran Mako Polri dan anggota yang bertugas," ucap Dedi.

Beri Komentar
Reaksi Mainaka yang Bikin Nia Ramadhani Menangis