Selepas Renovasi, Wapres Berharap Masjid Istiqlal Jadi Pusat Peradaban Islam

Reporter : Ahmad Baiquni
Rabu, 24 Februari 2021 06:01
Selepas Renovasi, Wapres Berharap Masjid Istiqlal Jadi Pusat Peradaban Islam
Masjid Istiqlal memiliki wajah baru yang modern namun kental dengan napas Islami.

Dream - Wakil Presiden, KH Ma'ruf Amin mendorong pengelola Masjid Istiqlal untuk menjadikan tempat ibadah terbesar di Jakarta sebagai pusat peradaban Islam di Indonesia. Semangat itu bisa kembali dimunculkan mengingat Masjid Istiqlal kini telah memiliki wajah baru yang semakin modern namun kental akan napas Islami.

" Saatnya kini untuk mengembangkan 'perangkat lunaknya', bagaimana menjadikan Masjid Istiqlal sebagai pusat gagasan dan gerakan pembangunan peradaban dan budaya Islam di Indonesia (manba' al-hadharah wa at-tsaqafah al-Islamiyah al-Indunisiyah)," ujar Kiai Ma'ruf, dikutip dari laman Wapres RI.

Masjid Istiqlal kini telah berusia 43 tahun dan menjadi tempat ibadah kebanggaan umat Islam Indonesia. Di usianya kini, Masjid Istiqlal punya wajah baru setelah selesainya proses renovasi pertama sejak dibangun pada 1978.

Kiai Ma'ruf mengungkapkan Masjid Istiqlal mengalami kemajuan. Baik dari segi fisik bangunan maupun inovasi program.

" Saya telah menyaksikan berbagai kemajuan Masjid Istiqlal, baik secara hardware maupun software yang telah dirancang oleh Imam Besar dan para pengurus badan pengelola," kata Kiai Ma'ruf.

1 dari 1 halaman

Terowongan Silaturrahmi

Tak hanya itu, Kiai Ma'ruf juga memberikan apresiasi atas pembangunan Terowongan Silaturrahmi. Terowongan ini merupakan simbol interaksi antar agama, menghubungkan Masjid Istiqlal sebagai representasi Islam dengan Gereja Katedral sebagai representasi Nasrani.

" Terowongan Silaturrahmi ini akan menjadi simbol toleransi dan kebhinekaan bangsa Indonesia, yang akan menjadi contoh baik bagi masjid-masjid lainnya di wilayah Ibu Kota dan daerah lainnya, bahkan di tingkat regional maupun global," kata Kiai Ma'ruf.

Lebih lanjut, Kiai Ma'ruf berharap peran Masjid Istiqlal semakin kuat dalam menebar kesejukan. Sehingga menjadi contoh bagi masjid-masjid lain.

" Terutama dalam menebarkan kesejukan dan kedamaian kepada masyarakat, merawat harmoni dan persatuan, serta terus konsisten dakwah Islam wasathiyah dan rahmatan lil alamiin dalam rangka menuju Indonesia yang lebih maju," kata dia.

Beri Komentar