JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
Dream - Siapa yang tak suka nasi goreng, makanan khas Indonesia dengan campuran bumbu ini memang digemari berbagai kalangan.
Tapi ternyata, nasi goreng tidak diperbolehkan untuk penderita diabetes. Sebab, nasi goreng mengandung karbohidrat tinggi yang bisa memicu naiknya gula dalam darah penderita diabetes.
Karena itulah tim dari Institut Pertanian Bogor membuat penelitian guna menciptakan nasi goreng yang aman dikonsumsi penderita diabetes.
" Dari hasil penelitian kami selama satu tahun ini, pati resisten (pati yang tidak dicerna oleh tubuh) dalam makanan akan menurunkan risiko diabetes melitus," ujar Indra Purnomo, mewakili tim penelitiannya di Cikini, Jakarta Pusat, Selasa 28 November 2017.
Tim ini meneliti kandungan pati resisten dalam nasi pulen dan pera yang biasa digunakan untuk membuat nasi goreng. Menurut hasil penelitian ini, nasi dari beras pera mengandung pati resisten yang lebih baik dibandingkan nasi pulen.
" Semakin tinggi pati resistennya, semakin rendah daya cernanya. Sehingga, semakin rendah risiko diabetesnya," tutur Indra.
Selain meneliti nasi, bahan lain yang diteliti adalah penggunaan minyak untuk membuat nasi goreng. Dari tiga jenis minyak yang diteliti, yakni minyak kelapa, minyak jagung, dan minyak sawit, ditemukan bahwa minyak jagung memiliki kadar pati resisten yang paling tinggi dibanding lainnya.
" Sehingga hasil penelitian kami adalah, perpaduan pembuatan nasi goreng yang baik untuk penderita diabetes adalah amilosa sedang dengan kadar minyak jagung sebesar 7,5%," kata Indra.
Penelitian ini merupakan program penelitian dari Nutrifood Research Center terkait diabetes yang digelar tahun lalu. Tim dari Institut Pertanian Bogor meraih juara ke empat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
