Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Peluncuran Ponsel Baru Samsung (Dream.co.id/Amrikh Endah Palupi
Dua ponsel baru Samsung ini punya kinerja yang andal di kelasnya.
Dream - Dua ponsel anyar Samsung, Galaxy A6 dan A6+ dilengkapi 'otak' yang canggih untuk menunjang kinerja. Galaxy A6 diperkuat Exynos 7870 sedangkan Galaxy A6+ ditanami Snapdragon 450.
"Seperti kita lihat, A6 sudah pas bila arsitekturnya memakai Exynos. Sementara, A6 Plus butuh Snapdragon 450 untuk mendukung Dual Camera," ucap Head of Product Marketing, IT & Mobility Business Samsung Electronics Indonesia, Denny Galant, Selasa 8 Mei 2018.
Denny mengatakan Exynos terbilang canggih karena dibekali teknologi 14 nm. Ditambah lagi prosessing speed-nya lebih powerful di kelasnya dan baterai cukup hemat.
"Itu sudah powerful, cuma dari arsitektur lebih cocok untuk A6, sementara Snapdragon 450 lebih pas untuk A6 Plus," ucap Denny.
Baca juga:
Corporate Marketing & Online Business Director Samsung Electronics, Jo Semidang, mengatakan konsumen sebenarnya tidak terlalu menimbang prosesor. Tetapi lebih menekankan pada kebutuhan.
"Kita tidak jual komponen, tidak usah ribet, pelanggan hanya ingin tahu ini smartphone bisa apa? Maka itu kita sesuaikan dan kedepankan," kata Jo.
Lebih lanjut, Jo menjelaskan pemilihan prosesor didasarkan pada rancangan kapasitan ponsel itu sendiri. Terlebih pada kegunaan dalam memenuhi kebutuhan pelanggan.