Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Jangan Buru-buru Ketika Ingin Mulai Berbisnis.
Dream – Kamu menemukan cara untuk mengisi celah di pasar. Kamu juga ingin segera merintis bisnis sendiri.
Eits, jangan terburu-buru. Memulai bisnis butuh persiapan mental dan fisik.
Selain memerlukan banyak waktu, kamu memerlukan usaha dan kerja yang keras agar bisnis bisa berjalan. Kesiapan mental pun diperlukan agar kamu tidak down.
Untuk itu, sebelum bisnis, sebaiknya kamu mempersiapkan tiga hal ini.
Dikutip dari Liputan6.com, Senin 30 Juli 2018, pertama adalah memperbaiki ide. Setelah menemukan ide bisnis, pelajarilah terlebih dahulu apa yang dilakukan pemimpin saat ini dan cari tahu cara melakukannya dengan baik.
Kalau kamu berpikir bisnismu bisa menghasilkan sesuatu yang tidak dilakukan perusahaan lain, kamu puny aide yang kuat dan siap membuat rencana bisnis.
Atau, kamu bisa juga membuka waralaba kalau perusahaan sudah mapan. Konsep, merek, dan model bisnis sudah ada. Yang dibutuhkan adalah lokasi yang baik dan sarana untuk membiayai operasional bisnismu.
Kedua, setelah memperbaiki ide bisnis, tulislah rencana bisnis. Untuk menulis rencana ini, kamu perlu mengajikan beberapa pertanyaan penting kepada diri sendiri, seperti tujuan bisnis dan target pasarnya.
Lakukanlah riset pasar. Banyak kesalahan yang dibuat oleh pebisnis baru karena terburu-buru tanpa merenungkan aspek bisnis ini, padahal riset pasar penting dalam menyusun rencana bisnis.
Ketiga, menilai keuangan. Nah, bagian yang satu ini harus diperhatikan. Memulai bisnis itu memerlukan biaya. Jadi, kamu perlu menentukan bagaimana kamu menutupi biaya itu. Apakah kamu harus meminjam uang, menggunakan uang tabungan, atau mendapat kucuran dana dari orang lain. Cari tahu seberapa banyak uang yang diperlukan.
(ism, Sumber: Liputan6.com/Fitriana Monica Sari)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya