Ilustrasi Bermain Sepak Bola. (Foto: Shutterstock)
Dream – Piala Dunia 2018 pun sukses menyedot perhatian ekonom. Ada temuan yang mengejutkan dari ekonom tentang kompetisi sepak bola dunia tahun ini.
Mereka menemukan bahwa negara yang perekonomiannya maju, belum tentu sukses di bidang sepak bola.
Dikutip dari keterangan tertulis DBS yang diterima Dream, Sabtu 23 Juni 2018, DBS menemukan dari daftar 50 negara yang memiliki peringkat FIFA (Federasi Sepakbola Dunia) tertinggi, biasanya merupakan negara yang ekonominya menengah ke atas.
Namun, ada dua negara yang tidak termasuk menengah ke atas tetapi peringkatnya tinggi, yaitu Senegal dengan peringkat ke-27 dan Kongo ke-39.
Bagaimana di Asia? Di wilayah ini, Korea dan Jepang yang notabene tergolong negara maju, justru peringkat sepak bolanya tidak tembus 50 besar FIFA.
Dikutip dari laman FIFA, Korea Selatan mendapatkan peringkat ke-57 dan Jepang ke-61. Sementara Tiongkok yang jor-joran berinvestasi di sepak bola, hanya mendapatkan peringkat ke-75.
Negara-negara Asia justru tertinggal dari Eropa Timur dan Asia Tengah yang terus membuat terobosan signifikan di sektor sepak bola. (ism)
Advertisement

JK: Dalam Dunia Hari Ini, Lebih Berbahaya Kekurangan Listrik Ketimbang Kekurangan Beras

Jusuf Kalla Ajak Dekan Teknik Makassar Pelajari Industri Teknologi Langsung di China

SBY Bicara Pemerintahan di Endgame Town Hall: Saya Tak Pernah Berselingkuh dengan Konstitusi

Hari Ozon Sedunia, Ketahui Fakta Penting Lapisan Pelindung Bumi


5 Kebiasaan Malam yang Disarankan Pakar agar Bisa Hidup Lebih Panjang

Social Contagion: Mengapa Tren Memakai Parfum Bisa Ikut Menyebar di Kalangan Anak SD?

Jusuf Kalla Ajak Dekan Teknik Makassar Pelajari Industri Teknologi Langsung di China


5 Peregangan untuk Meredakan Tegang dan Kaku di Punggung Tengah

Pemanasan Global Memutus Hubungan Iklim 400 Tahun antara Samudra Hindia dan Pasifik

Menerka Alasan Nusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar di Tengah Kasus Suap HGB