Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Seorang Pria Menata Tabung Elpiji 3 Kg.
Kenaikan konsumsi elpiji pada Ramadan tahun ini lebih tinggi daripada tahun lalu..
Dream – Ramadan sebentar lagi tiba. PT Pertamina (Persero) memprediksi konsumsi elpiji akan meningkat 8 persen di awal Ramadan.
Direktur Pemasaran Pertamina, M. Iskandar, mengatakan, permintaan elpiji diprediksi tumbuh dari 22.200 kiloliter (KL) menjadi 23.890 KL per hari. Dibandingkan dengan 2016, konsumsi elpiji naik dari 20.278 KL menjadi 22.604 KL per hari.
“Elpiji kita prediksi agak awal (peningkatannya), starting dari awal Puasa sudah meningkat,” kata dia, di Jakarta, seperti dilansir Merdeka.com, Senin 22 Mei 2017.
Iskandar mengatakan, kenaikan konsumsi ini terjadi seiring meningkatnya aktivitas rumah tangga seperti memasak. Sementara, aktivitas ini akan menurun setelah Hari Raya Idul Fitri.
“Jadi, kebiasaan dari masyarakat kita awal Puasa, mestinya, kan, Puasa itu makannya lebih sedikit (dan) masaknya lebih sedikit, tapi, ini malah puasanya lebih banyak masak, sehingga prediksi selalu awal Puasa terjadi peningkatan. Justru pada setelah Lebaran, akan turun (konsumsinya),” kata dia.
Iskandar menjamin stok elpiji dalam kondisi tersedia. Saat ini, ketersediaan bahan bakar ini mencapai 16 hari.