Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Pemerintah berhasil menghimpun dana sejumlah Rp 3,17 triliun dari hasil lelang penjualan empat seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) pada Selasa (18/11) kemarin. Hasil lelang ini akan digunakan untuk memenuhi sebagian dari kebutuhan pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2015.
Keempat seri SBSN yang dilelang tersebut yakni seri SPN-S 04052016, PBS006, PBS009 dan PBS011. Dari keterangan resmi Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) tercatat, total penawaran yang masuk dalam lelang kemarin mencapai Rp 3,96 triliun.
Seperti dikutip dari laman situs Kementerian Keuangan, Rabu, 18 November 2015, secara rinci, penawaran untuk SBSN seri SPN-S 04052016 yang akan jatuh tempo pada 4 Mei 2016 mencapai Rp 2,41 triliun. Jumlah nominal yang dimenangkan untuk seri ini sebesar Rp 2,31 triliun.
Seri PBS006 yang akan jatuh tempo pada 15 September 2020 mencatatkan total penawaran masuk sebesar Rp 741,7 miliar. Jumlah nominal yang dimenangkan untuk seri ini sebesar Rp 650 miliar. Seri PBS009 yang akan jatuh tempo pada 25 Januari 2018 mencatatkan total penawaran sebesar Rp 532 miliar, dengan jumlah nominal yang dimenangkan sebesar Rp 210 miliar.
Sementara itu, meskipun terdapat total penawaran sebesar Rp 276 miliar, tidak ada jumlah nominal yang dimenangkan untuk seri PBS011, yang akan jatuh tempo pada 15 Agustus 2023 mendatang.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya