Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Raksasa pencari Google telah berubah menjadi Alphabet Inc. Setelah pasar saham Amerika Serikat ditutup awal bulan ini, Alphabet menggantikan Google sebagai perusahaan publik yang akan menaungi bisnis pencarian dan iklan Google.
Alphabet juga akan mengambil alih Google Maps, YouTube dan proyek spektakuler seperti mobil tanpa sopir.
Seperti dikutip dari Saudi Gazette, Sabtu, 16 Oktober 2015, meski semua saham Google akan dikonversi menjadi Alphabet, namun simbol ticker di Nasdaq tidak akan berubah.
Perombakan struktural, yang diumumkan pada bulan Agustus lalu, dimaksudkan untuk memisahkan bisnis inti perusahaan dari usaha seperti mobil tanpa sopir, lensa kontak untuk memonitor glukosa dan balon udara yang berfungsi sebagai Wi-Fi.
Google Sidewalk Labs, sebuah perusahaan yang didedikasikan untuk meningkatkan infrastruktur kota urban seperti program WiFi gratis, juga akan menjadi bagian dari bisnis Alphabet.
Bisnis inti akan disebut Google dan beroperasi sebagai anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Alphabet. Selain itu Sundar Pichai ditunjuk sebagai CEO baru Google.
Alphabet sendiri akan dijalankan oleh pendiri Google, Larry Page, dan setiap cabang bisnisnya akan memiliki CEO sendiri.
Mulai dari kuartal keempat pada bulan Januari, Alphabet akan memiliki dua unit pelaporan - Google dan semua bisnis Alphabet lainnya secara keseluruhan.
Investor sangat mendukung dengan langkah Google ini, mengatakan bahwa hal itu akan memberikan visibilitas yang lebih besar ke dalam kinerja keuangan bisnis inti Google yang sangat menguntungkan.
Bisnis Alphabet juga akan mencakup rumah pintar Nest, perusahaan modal ventura Google Ventures dan Google Capital, yang berinvestasi di perusahaan teknologi besar. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya