Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Mobil Van Yang Mengangkut Sapi. (Foto: Metro.co.uk)
Jumlahnya tak tanggung-tanggung. Sekali berangkat, angkut empat ekor.
Dream – Sahabat Dream, biasanya hewan ternak, misalnya sapi, diangkut dengan truk. Selain muat, sapi yang diangkut dengan truk, bisa mendapatkan udara bebas.
Tapi, bagaimana jika sapi diangkut dengan van?
Dilansir laman Metro.co.uk, Selasa 1 Agustus 2017, seorang petani bernama Marcus Wilks menemukan pemandangan tak biasa. Dia melihat sebuah Suzuki Carry 1.3 mengangkut sapi. Tak tanggung-tanggung, ada empat ekor sapi yang diangkut kendaraan itu.
Kejadian yang berlangsung di Devon, Inggris, ini tak lupa diabadikan dengan kamera. Istri Wilks mengambil foto bagian belakang Suzuki Carry 1.3. Wilks mengunggah foto itu pada Jumat pada siang ke media sosial.
“Apa itu legal? Kami melihat ini berjalan ke Exeter tadi pagi,” kata dia. Jelas saja sapi-sapi itu harus berdesak-desakan. Ruang kabin sempit harus dimasuki empat sapi dengan ukuran besar.
Regulasi yang berlaku di sana tentang peternakan hewan, menyebut cara itu bukanlah sesuatu yang ilegal untuk memindahkan hewan ternak hidup dengan van. Yang penting adalah memastikan kendaraan aman untuk memindahkan hewan ternak.
© Dream
Dream - Seorang pemilik peternakan kambing di Arab membuat jagat otomotiftercengang. Ya, dia menggunakan mobil Range Rover miliknya yang dibanderol sekitar Rp 3 miliar untuk pasar Indonesia, untuk mengangkut rumput makan ternak. Berfungsi sebagai gerobak.
Tingkah nyeleneh si peternak yang tidak diketahui identitas itu membuat Land Rover selaku pemilik merek ini meradang. Mereka merasa si pemilik kendaraan tidak menghargai sejarah dan nilai merek Inggris tersebut.
Namun di mana-mana pembeli adalah raja, jadi mereka pun pastinya hanya bisa pasrah saja melihat kelakuan salah satu konsumen ini. Berikut foto-fotonya.

