JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
Dream – Terhitung sejak 1 Oktober, periode II program amnesti pajak telah bergulir. Mengawali tahap kedua untuk amnesti pajak, uang tebusan tax amnesty sudah mendekati angka Rp90 triliun.
Dilansir dari laman pajak.go.id, Senin 3 Oktober 2016, uang tebusan tax amnesty tercatat sudha menyentuh angka Rp89,2 triliun. Angka ini didominasi oleh pembayaran uang tebusan OP non-UMKM sebesar Rp76,67 triliun, badan non-UMKM sebesar Rp9,7 triliun, dan OP UMKM sebesar Rp2,65 triliun. Angka uang tebusan terendah adalah badan UMKM yang sebesar Rp182 miliar.
Sementara itu, deklarasi harta tercatat sebesar Rp3.642 triliun. Motor utamanya adalah deklarasi harta dalam negeri yang sebesar Rp2.535 triluun dan deklarasi harta dalam negeri sebesar Rp952 triliun.
Repatriasi harta pun telah menembus level Rp100 triliun. Angkanya pun tercatat sebesar Rp137 triliun.
Sekadar informasi, periode tahap II amnesti pajak telah dimulai. Periode yang berlaku pada 1 Oktober 2016-31 Desember 2016 ini memberlakukan tarif pajak 3 persen untuk repatriasi dan deklarasi harta dalam negeri serta tarif 6 persen untuk deklarasi harta luar negeri.
Pada tahap kedua ini, tarif pajak untuk UMKM tidak berubah. Tarif pajak untuk UMKM yang mendeklarasikan hartanya di bawah Rp10 miliar akan dikenakan itu sebesar 0,5 persen, sedangkan yang di atas Rp10 miliar itu sebesar 2 persen.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun