Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Hewan Kurban (theatlantic.com)
Dream - Masyarakat muslim di seluruh dunia tak lagi bakal menyongsong musim kurban. Aktivitas jual beli hewan kurban pun sudah mulai marak di berbaga sudut kota.
Seiring berkembangnya pola berkurban, masyarakat kini bisa menyalurkan hewan kurbannya tak hanya di kampungnya namun bisa sampai ke luar negeri. Syaratnya, uang kurban yang disumbangkan harus disediakan lebih besar.
Direktur Tebar Hewan Kurban (THK) Herman Budianto, dalam perbincangan dengan Dream.co.id mengatakan mahalnya hewan kurban di luar negeri, seperti Gaza Palestina, dikarenakan harga di negara tersebut memang sudah mahal.
Untuk berkurban di Gaza, masyarakat setidaknya harus menyumbangkan dana Rp 4,95 juta untuk satu ekor kambing. Dibandingkan di dalam negeri, harga hewan kurban ini hampir 3 kali lipat lebih mahal dari kambing lokal.
Sebagai informasi, THK menetapkan harga hewan kurban jenis kambing berbobot 25 Kilogram (Kg) adalah Rp 1,85 juta. Sementara kambing ukuran premium sebesar Rp 2,45 juta per ekor.
" Inilah yang membuat harga kurban Gaza lebih tinggi dibandingkan kurban yang akan disalurkan secara lokal ke seluruh daerah di Indonesia," ujar Herman.
Pengakuan yang sama disampaikan Vice President Philanthropy Network Departement Aksi Cepat Tanggap (ACT) sekaligus Direktur Marketing Global Qurban ACT , Jakarta, Ibnu Khajar.
Menurut Ibnu, ukuran hewan kurban di Palestina memang lebih besar dibandingkan Indonesia.
ACT sendiri menetapkan harga hewan kurban, kambing, sapi, dan unta, untuk distribusi lokal berkisar antara Rp 1.975.000 hingga Rp 24,75 juta per ekor.
Selama ini ACT menyalurkan hewan kurban untuk luar Indonesia seperti Palestina, Suriah, Yordania, Mesir, Somalia, Afrika Tengah, Kamerun, Srilangka dan banyak negara lainnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya