Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bursa Efek Indonesia (sumber: Http://merdeka.com)
Dream - Usai mencetak kenaikan signifikan di awal pekan kemarin, bursa saham Indonesia mencoba menahan diri laju penguatannya. Sentimen positif dari kawasan regional diharapkan bisa menjaga momentum kenaikan indeks.
Tertahannya penguatan indeks juga dipicu aksi jual investor asing yang melakukan aksi jual sekitar Rp 1 miliar.
Pada pra pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa 2 September 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik tipis 1,71 poin (0,03%) menjadi 5.179,33.
Melanjutkan ke sesi pembukaan, laju penguatan indeks sedikit lebih baik setelah naik 8,7 poin menjadi 5.186,39. Penguatan indeks saham disokong kenaikan harga saham dari 92 emiten.
Di awal perdagangan ini, 137,63 juta saham telah ditransaksikan investor dengan perputaran uang mencapai sekitar Rp 123,35 miliar.
Di saat IHSG membuka perdagangan di zona hijau, indeks saham syariah justru bergerak kurang meyakinkan. Indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII) dibuka melemah 0,03%.
Begitu pula dengan Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) yang melemah ke level 170,17. Beruntung hingga 45 menit perdagangan bursa, indeks ISSI sudah kembali ke zona hijau dengan menguat 0,54 poin (0,32%) ke level 170,74.
Kembalinya indeks ISSI ke zona hijau ditopang oleh naiknya harga saham dari 94 emiten di tengah 48 emiten syariah yang mencetak koreksi.
Transaksi perdagangan saham syariah di pagi ini mencapai Rp 493,31 miliar dengan 5,03 miliar saham yang beralih tangan.
" Kondisi dari bursa regional yang kondusif ini diperkirakan masih akan mendorong IHSG untuk bergerak naik," kata Kepala Riset PT Universal Broker Indonesia, Satrio Utomo dalam ulasannya.
Menurut Satrio, sentimen positif dari surplus perdagangan telah mengembalikan IHSG di atas level resisten 5165. Indeks kembali pada tren naik jangka pendek.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya