Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Usai Cetak Rebound, Indeks Syariah Kurang Bertenaga

Reporter : Syahid Latif
Selasa, 2 September 2014 09:57
Usai Cetak Rebound, Indeks Syariah Kurang Bertenaga
Investor asing pagi ini membuka perdagangan dengan menarik untung Rp 1 miliar.

Dream - Usai mencetak kenaikan signifikan di awal pekan kemarin, bursa saham Indonesia mencoba menahan diri laju penguatannya. Sentimen positif dari kawasan regional diharapkan bisa menjaga momentum kenaikan indeks.

Tertahannya penguatan indeks juga dipicu aksi jual investor asing yang melakukan aksi jual sekitar Rp 1 miliar.

Pada pra pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa 2 September 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik tipis 1,71 poin (0,03%) menjadi 5.179,33.

Melanjutkan ke sesi pembukaan, laju penguatan indeks sedikit lebih baik setelah naik 8,7 poin menjadi 5.186,39. Penguatan indeks saham disokong kenaikan harga saham dari 92 emiten.

Di awal perdagangan ini, 137,63 juta saham telah ditransaksikan investor dengan perputaran uang mencapai sekitar Rp 123,35 miliar.

Di saat IHSG membuka perdagangan di zona hijau, indeks saham syariah justru bergerak kurang meyakinkan. Indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII) dibuka melemah 0,03%.

Begitu pula dengan Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) yang melemah ke level 170,17. Beruntung hingga 45 menit perdagangan bursa, indeks ISSI sudah kembali ke zona hijau dengan menguat 0,54 poin (0,32%) ke level 170,74.

Kembalinya indeks ISSI ke zona hijau ditopang oleh naiknya harga saham dari 94 emiten di tengah 48 emiten syariah yang mencetak koreksi.

Transaksi perdagangan saham syariah di pagi ini mencapai Rp 493,31 miliar dengan 5,03 miliar saham yang beralih tangan.

" Kondisi dari bursa regional yang kondusif ini diperkirakan masih akan mendorong IHSG untuk bergerak naik," kata Kepala Riset PT Universal Broker Indonesia, Satrio Utomo dalam ulasannya.

Menurut Satrio, sentimen positif dari surplus perdagangan telah mengembalikan IHSG di atas level resisten 5165. Indeks kembali pada tren naik jangka pendek.

Beri Komentar