Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Botol Plastik (Foto: Shutterstock)
Info yang beredar di masyarakat, angka tersebut merupakan petunjuk berapa kali plastik tersebut digunakan.
Dream - Saat mengonsumsi air dalam kemasan, kita seringkali melihat di bagian dasarnya tertera gambar segitiga dengan sebuah angka di dalamnya. Ada yang menganggap, angka itu merupakan petunjuk sudah berapa kali botol plastik itu didaur ulang.
Rupanya, info itu tidaklah benar. Ketua Umum Asosiasi Daur Ulang Plastik Indonesia (ADUPI), Christine Halim, menjelaskan angka itu merupakan petunjuk untuk memudahkan pengelompokan plastik saat akan didaur ulang.
"Simbol segitiga di bawah kemasan itu artinya tanda untuk recycle (daur ulang). Sedangkan angka yang ada di dalamnya menunjukkan jenis plastik yang digunakan," tutur Christine di Senayan, Jakarta, Kamis, 18 Januari 2018.
Menurut Christine, setiap produsen plastik seharusnya melengkapi semua produknya dengan angka jenis plastik tersebut. Ini untuk memudahkan proses penyortiran plastik.
"Kalau misalnya di botol air mineral, di dalam tanda segitiga itu ada angka 1, berarti dia menggunakan jenis plastik nomor 1. Itu untuk memudahkan kita, para pendaur, saat menyortir plastik sebelum didaur ulang," imbuh Christine.
Christine menambahkan pencantuman kode jenis plastik tersebut merupakan tanggung jawab produsen plastik. Dengan begitu, proses daur ulang bisa dijalankan dengan aman.
"Semua plastik itu aman jika digunakan sesuai dengan fungsinya. Plastik yang berwarna pun aman jika pewarnanya memang pewarna khusus makanan," katanya. (ism)