Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Foto: Rochim/Tugu Jatim
Dream - Jemaah haji memiliki caranya masing-masing untuk menandai koper mereka agar tidak tertukar. Sebab, koper yang difasilitasi oleh pemerintah Indonesia memiliki bentuk dan warna yang sama, sehingga riskan tertukar.
Bisa dibayangkan bagaimana sulitnya mencarinya ketika koper-koper yang seragam, baik bentuk, warna, dan ukuran, itu ditumpuk di satu tempat yang sama.
Karena itu, diperlukan penanda supaya bisa menemukannya dengan lebih cepat. Uniknya, penanda itu dipasang dari barang-barang yang tak disangka.

Salah satu yang diluar dugaan adalah milik jemaah lansia Indonesia yang ditandai dengan sandal cucunya diikat menggunakan tali di atas kopernya.
Sandal jepit hijau berukuran kecil itu sengaja disangkutkan bersama dengan foto seorang nenek diduga pemilik koper calon jemaah haji tersebut.

Jemaah bernama Setiawan asal Bancar, misalnya, menandai kopernya dengan menggunakan boneka Squid Game, atau serial drama korea yang sempat viral di akhir tahun 2022.
“ Ya mudah saja nyarinya (belinya). Nanti kita juga gampang mencarinya jika tertukar dengan yang lainnya,” ucapnya, dikutip dari Tugu Jatim, Jumat 2 Juni 2023.

Setiawan diketahui akan berangkat haji bersama istri, ayah, dan ibunya. Dia dan ibunya merupakan jemaah lunas tunda 2020.
Sebenarnya, ia telah masuk kuota haji 2022 namun mengundurkan diri agar bisa berangkat bersama keluarganya yang lain. “ Ya ingin berangkat bareng aja,” ucapnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang