JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
Pengurangan Kalori Tak Jarang Membuat Kita Cranky Atau Mudah Emosi (Foto: Shutterstock)
Dream - Menurunkan berat badan tidak cukup hanya rutin berolahraga. Kamu juga perlu menjaga pola makan.
Hal utama yang paling sering disarankan saat menurunkan berat badan adalah mengurangi jumlah kalori harian.
Kurangilah maksimal 100 kalori per minggu agar tidak terlalu drastis.
" Kalau nggak mau dikurangi kalorinya, aktivitasnya dibanyakin" .

Selain cranky, berkurangnya kalori sering memberikan sugesti yang membuat kita lebih cepat lapar ketika berolahraga.
Ternyata, rasa lapar ketika berolahraga bisa dicegah dengan memilih jenis olahraga berintensitas rendah.
" Yang bikin lapar itu olahraga yang terlalu high intensity. Jadi, kebanyakan sugar yang dibakar. Cari olahraga low intensity seperti TRX atau banyak kelas strength training yang dilihat dari heartrate rendah, jadi lemak yang dibakar," imbuhnya.
Jika tidak ingin mengurangi jumlah kalori, cobalah menambah aktivitas seperti mengganti kebiasaan naik lift dengan tangga atau bersepeda ke kantor.
Dream - Buah menjadi salah satu sumber makanan yang kaya rasa dan banyak memiliki kandungan bermanfaat. Tak heran, banyak orang mengandalkan buah untuk dikonsumsi saat diet.
Satu buah stroberi rata-rata mengandung 33 kalori, 91 persen air, 0,7 gram protein, 7,7 gram karbohidrat, 4,9 gram gula, 2 gram serat serta 0,3 gram lemak. Bisa memenuhi asupan vitamin harian.
Salah satu buah yang kerap dikonsumsi adalah stroberi. Sifat antioksidan, anti inflamasi serta seratnya mampu membantu penurunan berat badan. Bagi Sahabat Dream yang sedang berdiet, usahakan mengonsumsi buah ini secara rutin.
Mengapa? Yuk, cari tahu alasannya.
Stroberi mengandung banyak serat yang mampu memperlancar pencernaan. Mengonsumsi banyak stroberi dalam sehari dapat mengurangi lemak perut. Serat juga akan membuatmu kenyang lebih lama.

Mempermudah Penurunan Berat Badan
Penelitian membuktikan bahwa stroberi memicu produksi 2 hormon, adiponektin dan leptin. Kedua hormon ini dapat membantu membakar lemak dan meningkatkan metabolisme.
Sebanyak 100 gram stroberi mengandung 33 kalori. Ini menjadi penyebab banyak orang, terutama penyuka makanan manis menjadikannya snack favorit.
Memperbaiki Sel Otot
Sifat antiinflamasinya dapat mempercepat perbaikan otot setelah berolahraga secara intens. Setelah olahraga, cobalah untuk mengonsumsi segenggam stroberi agar otot tak terlalu lelah.

Cara Menambahkan Stroberi Pada Makanan
Daripada mengonsumsi yogurt berperisa buatan, lebih baik tambahkan potongan stroberi di atasnya. Padukan plain yogurt dengan potongan stroberi agar level kalorinya lebih rendah. Kamu juga bisa membuat stroberi smoothies sebelum makan.
Sumber: Times of India
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
