Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Dream - Tidak semua posisi tidur memiliki dampak positif untuk tubuh. Dalam beberapa kasus cara tidur mempengaruhi tubuh untuk sejahtera.
Meskipun sulit untuk mengubah kebiasaan, ada baiknya mengetahui terkait gaya tidur yang mendukung dan memperburuk kesehatan dilansir Fitsugar, Jumat 4 September 2015.
1. Tidur Telentang
Posisi ini memang bagus untuk menyeimbangkan berat badan, menjaga organ internal agar selaras, dan mencegah nyeri leher dan punggung.
Namun pastikan untuk menaruh bantal di bawah lutut untuk membantu menjaga keselarasan punggung Anda.
Telentang tidak direkomendasikan untuk pendengkur, karena akan membuatnya lebih buruk. Hindari membaca saat posisi ini.
2. Tidur Miring
Berbaring dengan posisi janin dengan lutut ditekuk dan bantal berada di antara kaki dapat membantu mengurangi stres dan sakit pada punggung.
Sangat penting untuk menggunakan bantal untuk menjaga kepala berada dalam posisi netral, sehingga kepala tidak akan turun dan memengaruhi postur tubuh.
Tidur dengan posisi miring ke kiri dapat mengurangi nyeri mulas. Namun tidur dengan posisi ini dapat berisiko lengkungan di tulang belakang.
3. Tidur Posisi seperti Yoga Cobra
Kadang-kadang tidur posisi ini dapat mengurangi tekanan pada ruang organ, namun diperklukan banyak menggunakan bantal.
Tidur dengan posisi telentang dan punggung tegak yang paling berisiko untuk kesehatan tubuh.
" Tidur dengan tekanan di perut merata kurva alam di punggung bawah dan membuat kepala berpaling ke satu sisi sepanjang malam, yang mendistorsi keselarasan tulang belakang dan leher," ujar Alignment Specialist dari NYC, Jonathan FitzGordon,
Posisi ini juga dapat memberikan tekanan yang tidak perlu pada saraf yang akan menyebabkan kesemutan ketika bangun.
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang