Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kebiasaan Mengigit Kuku (Foto: Shutterstock)
Dream - Mereka yang punya kebiasaan suka menggigit kuku termasuk yang sangat berisiko tinggi tertular virus corona baru atau COVID-19, kata seorang dokter spesialis penyakit menular dan alergi.
Laman Cut melaporkan, dokter spesialis Purvi Parikh dari Langone Medical Center Universitas New York, mengeluarkan peringatan keras kepada orang-orang yang hobi menggigit kuku.
Dia mengatakan, semua jenis bakteri, virus, dan kotoran dapat terkumpul di bawah kuku.
Semua ini kemudian dapat masuk ke dalam mulut ketika menggigit kuku. Apalagi bagi yang tidak mencuci atau membersihkan tangan dengan benar.
" Setiap kali Anda menyentuh wajah - terutama mulut, hidung, dan mata - Anda sama saja memindahkan semua kuman itu. Dan Anda bisa sakit," katanya.

Dia menambahkan bahwa kuman yang masuk langsung ke mulut akan membuat seseorang muda terinfeksi virus apapun, tidak hanya COVID-19.
" Terdapat begitu banyak kasus infeksi tahun ini, mulai dari infeksi bakteri, virus hingga flu. Tetapi yang lebih utama adalah virus corona. Karena itu tidak ada alasan lagi untuk menggigit kuku," ujar Parikh.
Jadi, jika Sahabat Dream punya kebiasaan menggigit kuku, maka mulai sekarang harus dihentikan. Mengingat saat ini kasus virus corona sudah masuk ke Indonesia.
(Sumber: World of Buzz)
Dream - Setiap orang pasti memiliki sistem kekebalan tubuh untuk melindungi diri dari terjangkit virus, seperti corona baru atau COVID-19.
Namun, sistem kekebalan tubuh ini bisa saja melemah jika pemiliknya melakukan kebiasaan buruk dalam melakukan aktivitas sehari-hari.
Kebiasaan buruk dalam kehidupan sehari-hari yang kebanyakan tanpa disadari ini akan membuat seseorang jadi mudah jatuh sakit.
Dilansir dari MissKyra.com, inilah 4 kebiasaan buruk yang membuat daya tahan tubuh malah menurun hingga bisa terjangkit virus.
© Dream
Kurang minum air putih membuat tubuh mengalami dehidrasi yang berdampak negatif terhadap kemampuannya dalam memroses dan membuang racun dari dalam. Selain itu, kurang minum air putih juga bisa melemahkan sistem kekebalan tubuh
© Dream
Stres dan tekanan berkepanjangan akibat bekerja berlebihan juga bisa membuat tubuh menjadi rapuh hingga mudah ditulari virus. Jika sudah merasa kelelahan akibat pekerjaan, kamu akan mudah jatuh sakit.
Sudah tidak terhitung lagi berapa kali slogan mencuci tangan dengan benar ini dikampanyekan. Tapi akibat tuntutan kehidupan yang serba cepat, maka kebanyakan orang cenderung mencuci tangan ala kadarnya.
© Dream
Tidak mencuci tangan dengan benar akan membuat seseorang mudah sakit. Karena itu, cuci tangan minimal selama 20 detik dengan menggunakan sabun. Jika perlu dengan air hangat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya