Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Pixabay)
Dream – Para peneliti di seluruh dunia terus berusaha mencari obat yang ampuh untuk membunuh virus corona covid-19.
Salah satunya para ahli sedang meneliti tentang Air Susu Ibu atau ASI yang dianggap memiliki obat potensial untuk menghentikan infeksi virus covid-19.
Lebih dari 1000 wanita di seluruh dunia telah mendaftar untuk menyumbangkan ASI mereka, yang akan digunakan sebagai bahan penelitian lebih lanjut. Terkait hubungan antara ASI dan pengobatan virus covid-19.

ASI dengan berbagai manfaatnya, disebut sebagai makanan paling bergizi untuk bayi. ASI mengandung beberapa antibodi yang membantu pertumbuhan bayi melawan virus, kuman penyebab penyakit dan juga mengurangi risiko infeksi lain seperti alergi.
ASI juga mengandung kolostrum, yang kaya akan protein untuk bayi. Terlebih lagi, ASI adalah makanan paling steril dan aman untuk dikonsumsi bayi.
Karenanya tidak dapat disangkal, ASI adalah pilihan yang baik. Para ahli sekarang mencoba mempelajari efek yang sama.
Mengingat, antibodi dalam ASI dapat bekerja secara optimal dalam melidungi dari penyakit.
Salah satu peneliti utama, Rebecca Powell, yang berbasis di New York City percaya, menyusui mungkin dapat menyelamatkan banyak anak yang terserang penyakit.
Wanita yang menyusui telah mengembangkan antibodi sebagai respon dari virus melalui ASI yang diberikan pada bayi mereka.

Sampai sekarang belum ada bukti yang menyatakan, covid-19 dapat ditularkan dari ibu ke bayi melalui ASI.
Dan sebagai bentuk pencegahan, seseorang selalu disarankan untuk melakukan tindakan sanitasi dan membatasi kontak langsung dengan bayi jika ibu terserang penyakit.
Para ahli imunilogi ASI juga percaya bahwa jika ASI sudah ditemukan sebagai obat, maka akan sangat berguna untuk mencegah pandemi di masa depan.
(Sumber: timesofindia.indiatimes.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya