Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Freepik)
Dream – Meriang adalah ketika seseorang merasa suhu tubuh lebih hangat ketimbang biasanya. Meriang dapat menjadi pertanda tubuh sedang dalam kondisi yang kurang baik.
Ketika merasa meriang, sangat direkomendasikan untuk mengukur suhu tubuh. Ketika suhu lebih dari 38 derajat celcius, berarti orang tersebut sedang mengalami demam.
Meriang merupakan kondisi yang umum terjadi. Terkadang seseorang hanya butuh beristirahat untuk meredakannya. Namun, beberapa juga membutuhkan obat untuk meringankan gejala tidak enak badan ini.
Meriang adalah ketika seseorang merasa suhu tubuh lebih hangat ketimbang biasanya.

Kondisi tersebut terjadi ketika tubuh mengalami peradangan yang umumnya disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, atau zat asing lain yang dianggap berpotensi membahayakan tubuh.
Selain itu, meriang juga dapat disebabkan oleh kondisi medis seperti, flu, radang tenggorokan, hipotiroid, ataupun efek samping dari penggunaan obat-obatan tertentu.
Gejala meriang ditandai dengan suhu tubuh di atas 37,5 derajat Celcius, tubuh menggigil, sakit kepala, pusing, merasa lemas, tidak nafsu makan, nyeri sendi, hingga muncul keringat berlebih.
Meriang tidak termasuk dalam kondisi tubuh yang membahayakan. Namun, efeknya membuat tubuh terasa tidak nyaman. Untuk itu, sebagian orang banyak yang menggunakan obat-obatan untuk membantu meredakan meriang.
Berikut adalah beberapa jenis obat di apotek yang dapat membantu mengobati meriang.

Ibuprofen termasuk dalam golongan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS). Obat panas dingin meriang ini digunakan untuk mengurangi rasa sakit dari berbagai kondisi.
Mulai dari sakit kepala, sakit gigi, perut kram saat haid, nyeri otot, dan radang sendi. Ibuprofen sering juga digunakan untuk meringankan demam, flu, atau pilek.
Ibuprofen bekerja dengan menghalangi zat tertentu dalam tubuh yang dapat menyebabkan peradangan, pembengkakan, atau nyeri yang menjadi gejala meriang

Paracetamol juga dapat digunakan sebagai obat meriang. Paracetamol digunakan untuk menurunkan suhu tubuh akibat demam.
Paracetamol juga digunakan untuk mengobati nyeri ringan sampai sedang, termasuk meredakan flu atau pilek, sakit kepala, gejala menstruasi, sakit gigi, dan sakit punggung.
Paracetamol dapat berupa tablet, pil, atau sirup. Sehingga dapat digunakan sesuai dengan kondisi tubuh.

Naproxen adalah jenis obat yang digunakan untuk meredakan nyeri, seperti sakit kepala, sakit gigi, kram perut saat haid, hingga asam urat dan radang sendi.
Beberapa efek samping umum yang mungkin muncul setelah mengonsumsi naproxen adalah sakit kepala, perut kembung, sakit perut, diare, sembelit, kulit gatal dan memerah, hingga penglihatan kabur.

Aspirin digunakan untuk mengurangi demam serta meredakan gejala nyeri ringan sampai sedang, seperti nyeri sendi, sakit gigi, sakit kepala, dan flu.
Aspirin bekerja dengan menghambat senyawa alami pada tubuh yang menjadi penyebab pembengkakan dan nyeri.
Namun, aspirin tidak direkomendasikan untuk diberikan kepada anak-anak di bawah usia 12 tahun untuk mengatasi demam. Sebab, aspirin dapat meningkatkan risiko sindrom Reye. Yaitu suatu kondisi fatal yang menyebabkan kebingungan, pembengkakan di otak, dan kerusakan hati.
Selain menggunakan obat-obatan di apotek, kamu juga bisa membuat obat alami di rumah. Obat meriang alami ini juga menggunakan bahan-bahan yang mudah didapatkan.
Beberapa obat meriang alami yang dipercaya dapat mengatasi panas dingin dan demam akibat meriang, diantaranya:

Jahe
Jahe mengandung zat antibakteri yang diyakini dapat melawan demam, batuk, dan gejala lain yang menjadi penyebab meriang.
Jahe dapat diolah menjadi minuman hangat yang menyehatkan dirumah. Rasanya yang sedikit pedas, akan membuat tubuh terasa lebih segar.
Madu
Madu memiliki kandungan antimikroba yang baik untuk membunuh bakteri atau zat asing lain yang berpotensi membahayakan tubuh. Selain itu, madu juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Kamu cukup mencampurkan satu sendok teh madu dan air lemon menjadi minuman hangat. Minuman ini akan membantu meredakan gejala meriang yang dirasakan tubuh.
Bawang putih
Bawang putih merupakan obat meriang alami yang mengandung senyawa allicin atau zat antimikroba. Bawang putih dapat mengurangi gejala meriang yang muncul.
Bawang putih dapat diolah dengan mencampurkannya kedalam makanan sehari-hari.
Minum Air Putih
Minum air putih dapat membantu mengendalikan suhu tubuh agar tidak terlalu panas. Banyak minum air putih juga dapat menyingkirkan berbagai kuman, bakteri, dan racun dari dalam tubuh yang menjadi penyebab meriang.
(Sumber: Sehatq.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya